Dokter Ungkap Bahaya Konsumsi Puluhan Suplemen hingga “Pill Fatigue” seperti Kim Kardashian
Pengakuan selebritas Kim Kardashian yang mengonsumsi sekitar 35 suplemen setiap hari menarik perhatian publik.
Dalam podcast Good Hang bersama Amy Poehler, Kim mengaku mengalami “pill fatigue” atau kelelahan akibat terlalu banyak minum pil setiap hari.
Kim mengatakan dirinya membagi konsumsi suplemen ke dalam tiga waktu berbeda setiap hari. Ia bahkan sempat berhenti mengonsumsi fish oil karena merasa lelah harus menelan banyak pil.
Namun setelah menjalani pemeriksaan darah, ia kembali mengonsumsinya karena hasil tes menunjukkan perubahan pada kondisi tubuhnya.
Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai keamanan konsumsi suplemen dalam jumlah banyak setiap hari.
Kim Kardashian
Baca juga: Kim Kardashian Konsumsi Puluhan Suplemen sampai “Pill Fatigue”, Apa Perlu? Ini Kata Dokter
Suplemen Berlebihan Bisa Berdampak pada Tubuh
Dokter Gizi Klinik MRCC Siloam Hospitals dr. Inge Permadhi, Sp.GK mengatakan, konsumsi suplemen berlebihan tidak selalu membuat tubuh menjadi lebih sehat.
Dalam kondisi tertentu, kebiasaan tersebut justru bisa menimbulkan efek negatif bagi tubuh.
Menurut dr. Inge, orang yang memiliki pola makan sehat dan seimbang sebenarnya tidak membutuhkan terlalu banyak tambahan suplemen.
“Kalau makan kita baik, ada karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, dan air dalam jumlah sesuai kebutuhan, sebenarnya vitamin dan mineral tubuh sudah terpenuhi,” ujar dr. Inge kepada Kompas.com, Kamis (22/5/2026).
Ia menjelaskan, vitamin dan mineral akan bekerja lebih optimal jika diperoleh dari makanan sehari-hari dibandingkan hanya dari pil atau suplemen tambahan.
Karena itu, suplemen sebaiknya hanya dikonsumsi ketika tubuh memang membutuhkannya, misalnya saat mengalami kekurangan nutrisi tertentu atau berdasarkan hasil pemeriksaan medis.
Baca juga: IDAI: Bayi Perlu Suplemen Vitamin D, Ini Dosis yang Dianjurkan
Risiko Vitamin Menumpuk dalam Tubuh
Dokter Inge menuturkan, salah satu risiko konsumsi suplemen berlebihan adalah penumpukan vitamin di dalam tubuh, terutama vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K.
Vitamin jenis tersebut tidak mudah dikeluarkan tubuh sehingga bisa tersimpan dalam jangka waktu lama apabila dikonsumsi terus-menerus dalam dosis tinggi.
“Kalau dikonsumsi berlebihan terus-menerus, bisa saja menjadi toxic,” kata dr. Inge.
Ia mencontohkan, kebutuhan vitamin C orang dewasa umumnya hanya sekitar 75 hingga 90 miligram per hari.
Namun sebagian orang mengonsumsi vitamin C dalam dosis jauh lebih tinggi tanpa mengetahui apakah tubuh benar-benar memerlukannya atau tidak.
Selain itu, kebiasaan mengonsumsi terlalu banyak pil juga dapat memicu rasa jenuh dan kelelahan secara mental atau yang kini dikenal dengan istilah “pill fatigue”.
Baca juga: Kim Kardhasian Konsumsi Puluhan Suplemen sampai Pill Fatigue, Apa Efeknya bagi Tubuh?
Jangan Jadikan Suplemen Pengganti Pola Makan
Menurut Inge, masih banyak orang yang menjadikan suplemen sebagai “jalan pintas” untuk menutupi pola makan yang buruk.
Padahal, pola makan sehat tetap menjadi sumber utama pemenuhan nutrisi tubuh.
“Jangan sampai makannya berantakan, tapi berharap ditolong suplemen,” ujar dia.
Ia menyarankan masyarakat mulai memperbaiki pola makan sehari-hari dengan menerapkan konsep gizi seimbang, seperti mengonsumsi karbohidrat, protein, sayur, buah, serta cukup air.
Sementara itu, suplemen sebaiknya dikonsumsi sesuai kebutuhan dan tidak asal mengikuti tren kesehatan di media sosial.
“Vitamin dan mineral itu dibutuhkan kalau memang kita kurang. Yang paling penting sebenarnya makan dengan baik sesuai kebutuhan tubuh,” kata dr. Inge.
Tag: #dokter #ungkap #bahaya #konsumsi #puluhan #suplemen #hingga #pill #fatigue #seperti #kardashian