Inilah 4 Pemahaman Penting yang Biasanya Dimiliki Pasangan dengan Ikatan Emosional Kuat
Inilah 4 Pemahaman Penting yang Biasanya Dimiliki Pasangan dengan Ikatan Emosional Kuat (freepik)
11:24
27 Februari 2026

Inilah 4 Pemahaman Penting yang Biasanya Dimiliki Pasangan dengan Ikatan Emosional Kuat

 - Dalam perjalanan sebuah hubungan, pertengkaran bukanlah tanda kegagalan, melainkan cerminan dari dua pribadi yang sedang berusaha dipahami.

 Banyak pasangan panik ketika konflik muncul, seolah setiap perbedaan pendapat adalah ancaman besar bagi masa depan.

Padahal, tidak semua ketegangan membutuhkan campur tangan pihak luar. Justru, pasangan yang mampu bertahan dan tumbuh biasanya memiliki pemahaman batin tertentu tentang bagaimana menghadapi konflik dengan dewasa dan penuh kesadaran.

Pandangan ini diulas dalam artikel yang dimuat oleh YourTango, ditulis oleh psikoterapis Mary Jo Rapini dan terakhir diperbarui pada 12 Februari 2026.

Dari pengalamannya menangani banyak pasangan, ada empat hal utama yang umumnya sudah dipahami oleh pasangan yang tidak membutuhkan terapis setiap kali pertengkaran terjadi.

1.      Berani duduk bersama dan mengakui bahwa ada masalah

Langkah pertama yang paling krusial bukan mencari siapa yang salah, melainkan mengakui bersama bahwa ada sesuatu yang perlu dibenahi.

 Dengan mengidentifikasi masalah sebagai “milik bersama”, pasangan bisa melihat titik lemah hubungan tanpa saling menyerang.

Percakapan ini memang tidak mudah, tetapi ketika dilakukan dengan empati, ketulusan, dan rasa ingin memahami, konflik justru menjadi pintu menuju kedekatan yang lebih dalam.

2.      Menghindari kata-kata ekstrem yang memperkeruh suasana

Pasangan yang matang secara emosional tahu bahwa kata-kata seperti selalutidak pernahharus, atau tidak bisa hanya akan memicu sikap defensif.

Alih-alih terjebak pada pemikiran absolut tentang masa lalu atau ketakutan akan masa depan, mereka memilih fokus pada apa yang bisa diperbaiki saat ini.

Hubungan bukan soal menang debat, melainkan kemampuan tumbuh dan menyesuaikan diri bersama.

3.      Menyadari kekuatan sentuhan dan kehadiran fisik

Sentuhan sederhana seperti menggenggam tangan, pelukan singkat, atau duduk berdekatan sering kali lebih efektif daripada seribu kata.

 Pasangan yang tidak mudah panik dalam konflik memahami bahwa sentuhan fisik yang tepat waktu mampu meredakan ketegangan dan membuka ruang komunikasi yang lebih jujur.

 Semakin banyak mendengarkan dan semakin sedikit berbicara dengan defensif, semakin kuat ikatan emosional yang terbangun.

4.      Mengetahui kapan perlu mencari bantuan profesional

Tidak semua pertengkaran membutuhkan konseling, tetapi pasangan yang bijak juga tahu kapan konflik sudah melampaui kemampuan mereka untuk menyelesaikannya sendiri.

 Menunda terlalu lama justru berisiko membuat hubungan semakin rapuh.

Dengan kesadaran ini, mereka memandang konselor atau mediator bukan sebagai tanda kegagalan, melainkan sebagai alat bantu untuk menyelamatkan hubungan sebelum terlambat.

Pada akhirnya, hubungan yang sehat bukanlah hubungan tanpa konflik, melainkan hubungan yang tahu cara menghadapi konflik dengan tenang dan sadar.

 Pasangan yang tidak panik setiap kali bertengkar biasanya memiliki satu kesamaan: mereka lebih memilih saling memahami daripada saling mengalahkan, dan itulah fondasi emosional yang membuat hubungan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #inilah #pemahaman #penting #yang #biasanya #dimiliki #pasangan #dengan #ikatan #emosional #kuat

KOMENTAR