Bukan Hanya Istirahat, 5 Manfaat Tidur Siang untuk Kesehatan Fisik dan Mental
- Tidur siang kerap dianggap sebagai kebiasaan anak-anak atau kemewahan di tengah kesibukan.
Padahal, menurut para ahli, tidur singkat di siang hari justru bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental orang dewasa. Kuncinya terletak pada durasi, waktu, dan tujuan tidur siang itu sendiri.
Sejumlah pakar saraf dan dokter spesialis tidur menegaskan, tidur siang yang dilakukan dengan cara tepat dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik maupun mental.
Baca juga: Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Ideal agar Tubuh Kembali Segar?
Manfaat Tidur Siang
Ada sejumlah manfaat tidur siang yang perlu diketahui, seperti dilansir dari Real Simple, Jumat (6/2/2026).
1. Membantu memperbaiki suasana hati
Salah satu manfaat tidur siang yang paling cepat dirasakan adalah perbaikan suasana hati.
Ketika tubuh dan otak diberi kesempatan beristirahat sejenak, tingkat stres dapat menurun secara signifikan.
Tidur siang bekerja layaknya tombol reset”bagi otak. Setelah bangun, seseorang cenderung merasa lebih segar, tidak mudah tersinggung, dan lebih mampu mengendalikan emosi.
Kondisi ini sangat membantu bagi mereka yang merasa kewalahan dengan pekerjaan atau tekanan harian.
Efek relaksasi dari tidur siang juga berperan dalam menurunkan hormon stres kortisol. S
elama durasinya tidak berlebihan, tidur siang dapat membantu otak kembali bekerja dengan lebih tenang dan stabil secara emosional.
2. Meningkatkan performa fisik dan kognitif
Tidur siang terbukti memberi dampak positif pada kemampuan berpikir dan performa fisik.
Ahli saraf Major Allison Brager menyebutkan, hampir semua aspek kinerja tubuh dan otak bisa membaik setelah tidur siang singkat.
Baca juga: Perbedaan Power Nap dan Full Cycle Nap, Mana yang Lebih Baik untuk Tidur Siang?
“Tidur siang meningkatkan sebagian besar, bahkan hampir seluruh aspek performa fisik dan kognitif,” ujar Brager.
Ia menambahkan, dampaknya bisa dirasakan hampir seketika setelah bangun tidur.
Menurut Brager, tidur singkat di siang hari membantu meningkatkan kekuatan, stamina, serta kemampuan belajar dan mengingat informasi. Ia juga meluruskan anggapan bahwa orang berprestasi tidak membutuhkan tidur siang.
“Ada mitos bahwa orang dengan performa tinggi tidak tidur siang. Faktanya, atlet terbaik dan banyak tentara justru tidur siang agar bisa tampil optimal,” jelasnya.
3. Mendukung kesehatan jantung
Tidur siang juga dikaitkan dengan kesehatan jantung, meski hasil penelitian menunjukkan temuan yang beragam.
Sebuah studi di Swiss terhadap hampir 3.500 orang menemukan bahwa mereka yang tidur siang satu hingga dua kali per minggu memiliki risiko lebih rendah mengalami kejadian kardiovaskular, seperti serangan jantung.
Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa tidur siang terlalu lama, terutama lebih dari satu jam setiap hari, justru dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Hal ini menunjukkan bahwa durasi dan alasan tidur siang menjadi faktor penting.
Dokter spesialis tidur Carolyn D’Ambrosio menekankan, masalahnya sering kali bukan pada tidur siangnya, melainkan kondisi yang melatarbelakanginya.
“Kebiasaan tidur siang terus-menerus bisa menjadi tanda kualitas tidur malam yang buruk atau kurang tidur kronis, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, depresi, hingga kecelakaan,” jelas D’Ambrosio.
4. Mengembalikan energi tubuh
Tidur siang berperan penting dalam mengisi ulang energi, terutama bagi mereka yang memiliki jam kerja tidak biasa atau aktivitas padat.
D’Ambrosio menyebutkan, pekerja shift malam atau orang yang merasa lelah sebelum bekerja atau mengemudi sangat disarankan untuk tidur siang singkat.
“Pekerja shift malam atau orang yang merasa sangat lelah sebelum bekerja atau menyetir dapat memperoleh manfaat dari tidur siang singkat sebelumnya,” ujar D’Ambrosio.
Ia juga menambahkan, ibu hamil serta orangtua dengan bayi baru lahir sangat dianjurkan tidur siang karena pola tidur malam mereka sering terfragmentasi.
Baca juga: Apakah Orang Dewasa Butuh Tidur Siang? Ini Kata Ahli
“Ibu hamil, ibu baru, dan orangtua sangat membutuhkan tidur siang karena tidur malam mereka sering terganggu akibat merawat bayi,” ucapnya.
5. Membantu mengatasi kurang tidur
Bagi sebagian orang, tidur malam yang ideal selama tujuh hingga delapan jam sulit dicapai setiap hari. Dalam kondisi ini, tidur siang dapat menjadi strategi sementara untuk menutup kekurangan tidur.
Tidur siang singkat sekitar 20 menit dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk tanpa mengganggu tidur malam.
Sementara itu, tidur siang lebih panjang hingga 90 menit memungkinkan tubuh menyelesaikan satu siklus tidur penuh, yang bermanfaat bagi pemulihan fisik dan mental tertentu, terutama pada pekerja shift.
Tidur siang bukan sekadar kebiasaan santai, melainkan strategi kesehatan yang bisa memberi manfaat besar jika dilakukan dengan tepat.
Dengan durasi yang sesuai dan tujuan yang jelas, tidur siang dapat membantu menjaga keseimbangan fisik, mental, dan emosional di tengah tuntutan hidup modern.
Baca juga: 4 Cara Mengoptimalkan Tidur Siang Anak, Jangan Terlalu Sore
Tag: #bukan #hanya #istirahat #manfaat #tidur #siang #untuk #kesehatan #fisik #mental