8 Makanan untuk Menghangatkan Tubuh di Musim Hujan
Ilustrasi musim hujann(freepik.com)
12:35
23 Januari 2026

8 Makanan untuk Menghangatkan Tubuh di Musim Hujan

- Hujan yang terus turun selama beberapa hari terakhir membuat suhu udara menjadi dingin. Godaan untuk meraih secangkir cokelat panas atau semangkuk mi instan terasa sulit ditolak.

Meski begitu, udara dingin bukan alasan untuk melepas kendali pola makan. Justru di tengah cuaca ekstrem, tubuh membutuhkan nutrisi yang tepat agar tetap bertenaga dan sehat. Salah satu pendekatan yang bisa dipertimbangkan adalah pola makan Mediterania, yang dikenal seimbang dan kaya gizi.

“Pola makan Mediterania kaya akan antioksidan dan memiliki sifat antiinflamasi. Pola ini juga mendukung umur panjang dengan menurunkan risiko penyakit seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes,” tulis ahli diet klinis di Stamford Health Nutrition Counseling Center, Tara Joyce, RD, di situs Stamford Health, Kamis (23/1/2026).

Mengapa membutuhkan makan khusus?

Melalui tulisannya di Apollo 247 yang dikelola oleh jaringan Apollo Hospitals di India, dr. Shaik Abdul Kalam mengatakan, makanan yang tepat diperlukan untuk menjaga tubuh tetap hangat, sekaligus meningkatkan energi dan melindung dari penyakit musiman.

"Cuaca dingin membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil. Mengonsumsi makanan yang tepat dapat membantu beberapa hal," kata dia.

Musim hujan dikenal sebagai musim flu. Oleh karena itu, makanan yang tepat seperti makanan yang kaya akan nutrisi, perlu dikonsumsi karena dapat membantu melawan infeksi.

Makanan untuk menghangatkan tubuh

Ada beberapa jenis makanan untuk menghangatkan tubuh, yang dapat dengan mudah ditemukan di pasar tradisional dan swalayan.

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau nikmat untuk dinikmati saat musim hujan karena kandungan gizinya baik untuk tubuh, yaitu vitamin C, vitamin K, dan vitamin A.

Manfaat bayam untuk kesehatan.Pexels/Pixabay Manfaat bayam untuk kesehatan.

“Vitamin C sangat baik untuk meningkatkan sistem imun, vitamin K membantu proses pembekuan darah, dan vitamin A penting bagi kesehatan penglihatan,” kata Joyce.

Beberapa sayuran hijau mencakup bayam, brokoli, kangkung, selada, kubis hijau, sawi hijau, daun katuk, buncis, seledri, dan pare, berdasarkan buku Teknologi Produksi Tanaman Sayuran (2023) oleh Erina Riak Asie.

Manfaat selain yang telah disebutkan, adalah menjaga kesehatan pencernaan karena sayuran hijau tinggi serat, dan mendukung kesehatan jantung, menjaga kesehatan kulit.

2. Umbi-umbian

Sayuran umbi atau umbi-umbian seperti bit, wortel, kentang, talas, ubi jalar, singkong, ubi kelapa, umbi ganyong, ubi gembili, dan lobak, kaya nutrisi penting.

Di antaranya adalah beta-karoten, serta vitamin C dan A. Kandungan ini membantu memperkuat sistem imun agar tubuh terlindungi dari flu dan pilek.

Ilustrasi umbi singkongFreepik Ilustrasi umbi singkong

"Jenis makanan ini dicerna secara perlahan, sehingga membantu tubuh terasa kenyang dan hangat lebih lama. Kaya vitamin C untuk mendukung daya tahan tubuh, dan tinggi serat yang membantu pencernaan," kata dr. Kalam.

Manfaat lainnya dari mengonsumsi umbi-umbian adalah membantu menurunkan berat badan. Karena dicerna secara prelahan, umbi-umbian membuat perasaan kenyang yang lebih lama.

Selain itu, rasa manis alami yang dihasilkan oleh umbi-umbian, dapat membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi camilan manis.

3. Buah sitrus

Vitamin C berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus memperbaiki suasana hati. Sumber vitamin C bisa diperoleh dari jeruk, grapefruit, dan lemon.

"Selain itu ada stroberi, mangga, dan kiwi yang juga mengandung vitamin C tinggi," ujar Joyce.

4. Makanan kaya vitamin D

Ilustrasi daging merah. Penelitian menemukan bahwa pola makan Barat bisa merusak pankreas secara permanen.iStock/Food and style Ilustrasi daging merah. Penelitian menemukan bahwa pola makan Barat bisa merusak pankreas secara permanen.

Asupan vitamin D sangat penting selama musim hujan karena paparan matahari di pagi hari, tidak secerah ketika musim panas.

Salmon merupakan salah satu sumber vitamin D yang baik, begitu pula dengan kuning telur, sereal fortifikasi, susu, daging merah, dan jamur shitake.

5. Kacang-kacangan

Hampir semua jenis kacang mengandung banyak lemak tak jenuh, alias lemak baik, yang bisa menurunkan kadar kolesterol jahat.

Kacang-kacangan juga kaya akan protein, sehingga bisa menjadi pengganti daging-dagingan dan susu, untku dikonsumsi saat musim hujan.

Beberapa di antaranya adalah kacang bogor yang umum ditemui dalam olahan sayur asem atau lodeh khas Betawi, kacang merah, kacang hijau, kedelai, dan kacang tanah, dikutip dari majalah "Sedap / ED 03 2015" (2015) karya Sedap terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.

6. Sup rendah garam

Sup menjadi pilihan makanan yang ideal saat musim hujan, selama rendah natrium alias hanya mengandung 140 miligram natrium per sajian.

“Istilah 'rendah natrium' berarti hanya 25 persen kandungan natriumnya yang dikurangi. Hindari resep yang menggunakan krim, daging sapi, dan garam, serta pilih sup berbasis kaldu ayam, kaldu sayuran, atau air dengan banyak sayuran,” tutur Joyce.

Misalnya adalah sup sayur rumahan berbasis kaldu yang terbuat dari tulang ayam, wortel, daun bawang, dan seledri.

Ilustrasi sup ayam kuah bening.Shutterstock/Kritchai7752 Ilustrasi sup ayam kuah bening.

7. Beri

Stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry mengandung serat serta antioksidan tinggi, serta kaya vitamin C, mangan, dan vitamin K1.

8. Kacang

Kacang seperti almond, walnut, mete, dan pistachio mengandung antioksidan serta mineral penting. Pilih kacang mentah, tanpa garam, atau rendah garam, dan hindari yang dilapisi gula atau terlalu

Tag:  #makanan #untuk #menghangatkan #tubuh #musim #hujan

KOMENTAR