Cara Melakukan ‘Color Walking’, Tren Jalan Kaki yang Bikin Pikiran Lebih Tenang
Pernahkah Anda merasa bosan dengan rutinitas jalan kaki? Jika iya, mungkin ini saatnya Anda mencoba color walking.
Tren yang sedang naik daun di media sosial ini menawarkan cara baru untuk menikmati perjalanan sambil membasuh pikiran dari kepenatan.
Berbeda dengan olahraga jalan lainnya yang mengejar keringat, color walking adalah bentuk meditasi bergerak yang melatih kesadaran penuh (mindfulness).
Ya, kuncinya bukan pada seberapa jauh Anda melangkah, melainkan pada seberapa jeli Anda mengamati sekitar.
Konsultan psikiater senior di Rumah Sakit Gleneagles, Dr. Santosh Bangar, seperti dikutip Hindustan Times, menyebut color walking mampu membantu meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional dengan cara yang lembut dan alami.
Bagi Anda yang ingin mencoba, berikut adalah panduan langkah demi langkah melakukan color walking agar manfaatnya terasa maksimal bagi kesehatan mental.
1. Tentukan satu warna spesifik
Sebelum melangkahkan kaki keluar pintu, tentukan satu warna yang akan menjadi "jangkar" perhatian Anda.
Misalnya, pilihlah warna merah, biru, atau kuning terang. Pemilihan warna ini bertujuan untuk memberikan tugas pada otak agar tetap fokus, sehingga pikiran tidak melantur ke masalah pekerjaan atau kecemasan lainnya.
Menurut pakar psikologi, membatasi fokus pada satu elemen visual membantu menurunkan beban kognitif dan memberikan efek relaksasi yang instan.
2. Atur durasi dan lokasi yang nyaman
Anda tidak perlu pergi ke taman kota yang jauh. Color walking bisa dilakukan di lingkungan sekitar rumah, kompleks perkantoran, atau trotoar kota.
Luangkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit. Durasi ini dianggap cukup untuk memicu pelepasan hormon endorfin dan serotonin tanpa membuat tubuh kelelahan.
3. Gunakan gadget hanya untuk menangkap detail
Dalam teknik mindfulness, penggunaan ponsel biasanya disarankan untuk dihindari.
Namun, dalam color walking, gadget bisa menjadi alat bantu yang positif jika digunakan dengan benar.
Alih-alih sibuk mengecek notifikasi atau membalas pesan, gunakan kamera ponsel Anda untuk memotret detail warna yang Anda temukan.
Misalnya, fokuslah pada tekstur karat berwarna jingga di pagar tua, atau gradasi warna ungu pada kelopak bunga yang kecil.
Memotret detail memaksa mata dan tangan untuk bekerja sama secara presisi, yang secara tidak langsung justru memperdalam tingkat fokus Anda pada saat tersebut.
Ramai di medsos, 'Color Walking' jadi cara baru redakan stres lewat meditasi gerak. Simak manfaatnya untuk kesehatan mental di sini.
4. Mulailah melangkah dengan perlahan
Mulailah berjalan dengan ritme yang santai. Saat melangkah, pindai lingkungan di sekitar Anda, mulai dari dedaunan, cat gerbang rumah, hingga papan reklame.
Ketika menemukan objek dengan warna yang Anda cari, berhentilah sejenak. Amati detailnya sebelum memotret: bagaimana teksturnya, bagaimana cahaya matahari memantul di permukaannya, atau bagaimana gradasi warnanya berubah.
Proses mengamati detail inilah yang memicu sistem saraf parasimpatis, yang bertugas menenangkan detak jantung dan meredakan stres.
5. Libatkan seluruh indra
Meski namanya color walking, jangan batasi diri hanya pada indra penglihatan. Saat Anda berhenti untuk mengamati atau memotret objek berwarna, rasakan juga hembusan angin, dengarkan suara di sekitar, atau hirup aroma udara pagi.
Keterlibatan seluruh indra ini akan memperdalam kondisi grounding atau perasaan "membumi" yang sangat baik untuk stabilitas emosional.
6. Akhiri dengan rasa syukur
Setelah durasi jalan kaki selesai, tutup sesi Anda dengan mengambil napas dalam-dalam.
Anda bisa melihat kembali koleksi foto detail warna yang sudah diambil sebagai pengingat bahwa keindahan kecil selalu ada di sekitar kita, meski sering terabaikan oleh kesibukan.
Jadi, sudahkah Anda siap untuk color walking?
Tag: #cara #melakukan #color #walking #tren #jalan #kaki #yang #bikin #pikiran #lebih #tenang