Tips Cerdas Atur Belanja Online Saat Biaya Hidup di Kota Makin Mencekik
- Saat ini, media sosial menjadi pusat inspirasi sekaligus godaan bagi banyak orang, terutama karena budaya influencer atau pemengaruh yang semakin marak.
Sering kali, para influencer dunia maya mengunggah konten belanja dan gaya hidup yang “tidak biasa” hingga membuat audiens tertarik membeli produk tertentu.
Di sisi lain, biaya hidup sehari-hari semakin meningkat. Ditambah lagi, produk yang dibeli karena terpengaruh orang-orang di dunia maya, belum tentu cocok atau sesuai selera.
Alhasil, usia pemakaian barang tergolong singkat dan menjadi menumpuk di rumah. Di sinilah konsep mindful consumption menjadi penting untuk membangun kesadaran dalam berbelanja daring.
“Poin utama dari mindful consumption adalah jeda,” tutur pemilik SARE Studio dan kreator konten conscious fashion, Cempaka Asriani, saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Mindful consumption adalah ketika seseorang sadar dalam mengonsumsi apa pun, baik itu barang, jasa, maupun yang dilihat di berita dan media sosial.
Konsep ini menekankan pentingnya kesadaran dalam setiap keputusan konsumsi. Belanja memang tidak dilarang, tetapi perlu dilakukan berdasarkan alasan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan.
Berlatih Mindful Consumption di Era Belanja Online
Konsep mindful consumption berkaitan erat dengan “memberi jeda” pada otak. Memberi jeda pada otak dapat dikatakan sebagai “kunci”, agar keputusan yang diambil saat belanja barang atau jasa, tidak terburu-buru dan benar-benar berdasarkan kebutuhan.
Menurut Cempaka, ketika seseorang langsung membeli tanpa jeda, ia cenderung tidak sepenuhnya sadar atas apa yang dibeli dan mengapa ia membelinya.
Jeda berfungsi sebagai ruang berpikir, agar keputusan tidak semata-mata didorong oleh dorongan sesaat.
“Ketika kita melihat iklan atau barang, saat barang itu muncul di media sosial dipakai oleh selebgram, atau digunakan oleh teman atau saudara, ada rasa ingin beli dan langsung check out. Itulah yang terjadi ketika enggak ada jeda itu,” jelas Cempaka.
Metode untuk Memberi Jeda Sebelum Belanja
Ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk memberi jeda, guna mencegah kecenderungan belanja impulsif di dunia maya.
1. Metode cold turkey
Pertama adalah metode cold turkey, alias lebih baik tidak melihat sama sekali dibandingkan melihat dan menjadi tergoda untuk membeli suatu barang atau jasa.
“Jadi, banyak yang kayak, ‘oh langsung saja aku enggak ikuti orang-orang kayak begitu (influencer)’,” tutur Cempaka.
Orang-orang yang menerapkan metode ini menyortir siapa saja yang mereka ikuti di media sosial, agar tidak gampang tergerak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kebutuhan, atau tidak sesuai dengan bujet yang dimiliki.
2. “Masukin keranjang dulu”
Metode kedua adalah menerapkan kebiasaan “masukin keranjang dulu”, alias memasukkan barang-barang yang ingin dibeli di e-commerce ke keranjang belanja.
Metode ini adalah untuk melihat apakah kamu benar-benar menginginkan barang tersebut atau tidak.
Sebab, jika barang sudah cukup lama berada di keranjang, artinya kamu hanya “lapar mata” saat memasukkan barang ke sana.
“Kalau mau beli sesuatu, tetap masukin ke keranjang enggak apa-apa, tapi jangan langsung check out. Biarin saja dulu di situ kayak tiga atau lima hari, atau seminggu. Kalau masih kepikiran, bisa jadi itu perlu (dibeli),” tutur Cempaka.
3. Bertanya pada diri sendiri
Selanjutnya adalah cara yang paling simpel, tetapi kerap dilupakan oleh orang-orang sebelum berbelanja, yaitu bertanya pada diri sendiri.
“Cocok buat kita atau enggak ya? Misalnya estetiknya sesuai, kita ada uangnya atau enggak? Ada waktunya atau enggak untuk mengurus semua barang yang kita beli?” kata Cempaka.
Menanyakan hal-hal tersebut memberi jeda pada otak untuk mempertimbangkan apakah kamu memang perlu membelinya atau tidak.
Mindful consumption di dunia maya bukan berarti melarang diri untuk berbelanja, bahkan mengakses e-commerce, melainkan membangun kesadaran di tengah derasnya konten digital dan kemudahan berbelanja daring.
Tag: #tips #cerdas #atur #belanja #online #saat #biaya #hidup #kota #makin #mencekik