Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026? Ini Perhitungannya
Ilustrasi puasa ramadan (Unsplash)
14:49
29 November 2025

Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026? Ini Perhitungannya

Pertanyaan berapa hari lagi puasa 2026 Puasa Ramadan 2026 diperkirakan bakal dimulai pada 28 Februari 2026, atau sekitar 82 hari lagi atau 11 minggu 21 hari lagi.

Pemerintah pun telah mencanangkan libur dan cuti bersama Idulfitri melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mulai Jumat, 20 Maret 2026; Senin, 23 Maret 2026; dan Selasa, 24 Maret 2026. Sementara Idulfitri jatuh pada 21-22 Maret 2026.

Kendati masih cukup lama, tak ada salahnya untuk mempersiapkan diri jelang puasa 2026.

Pasalnya, bulan amadan 2026 diperkirakan jatuh pada akhir Februari, bertepatan dengan perubahan cuaca dan aktivitas harian yang cukup padat. Banyak orang sering kali terburu-buru menjelang puasa tanpa persiapan yang matang, padahal fase pra-Ramadan sangat menentukan kenyamanan dan ketahanan tubuh selama sebulan penuh.

Dengan melakukan persiapan fisik, mental, serta manajemen waktu sejak beberapa minggu sebelumnya, tubuh akan lebih mudah beradaptasi dan ibadah pun terasa lebih ringan.

Berikut lima tips persiapan puasa yang bisa mulai kamu terapkan hari ini untuk memastikan Ramadan 2026 berjalan lancar, sehat, dan penuh energi.

1. Mulai Sesuaikan Pola Makan Secara Bertahap

Tubuh perlu waktu untuk beradaptasi dengan pola makan baru. Jika kamu biasanya sering mengonsumsi camilan atau makan tidak teratur, cobalah mengurangi frekuensinya secara perlahan.

Biasakan diri makan dalam dua atau tiga waktu teratur setiap hari agar ritme tubuh lebih mudah disesuaikan ketika puasa dimulai. Kamu juga bisa mulai mengurangi porsi makan malam, menggantinya dengan makanan yang lebih ringan atau tinggi serat.

Selain itu, penting untuk mengurangi ketergantungan pada makanan tinggi gula atau minuman manis. Asupan gula yang berlebih membuat tubuh cepat lapar dan mudah lemas saat berpuasa.

Dengan mengurangi gula sejak sekarang, kamu membantu tubuh menstabilkan kadar energi sehingga tidak “kaget” ketika pola makan berubah drastis di bulan puasa.

2. Kurangi Konsumsi Kafein untuk Mencegah Sakit Kepala di Awal Puasa

Salah satu keluhan paling umum di awal Ramadan adalah sakit kepala akibat penghentian kafein mendadak. Jika kamu terbiasa mengonsumsi kopi atau teh beberapa kali sehari, cobalah mulai menguranginya secara bertahap.

Misalnya, kurangi satu gelas per minggu, pilih versi low-caffeine, atau ganti dengan minuman herbal yang lebih ringan.

Ketika Ramadan tiba, tubuh akan lebih mudah beradaptasi tanpa kafein, sehingga kamu tidak perlu mengalami gejala withdrawal seperti migrain, mudah marah, atau kelelahan ekstrem.

Selain itu, membatasi kafein juga membantu tubuh mempertahankan cairan lebih baik, sehingga kamu tidak mudah dehidrasi saat berpuasa, terutama jika Ramadan tahun ini bertepatan dengan cuaca hangat di beberapa wilayah Indonesia.

3. Perbaiki Pola Tidur untuk Menyambut Jadwal Sahur dan Tarawih

Perubahan jadwal tidur sering kali menjadi tantangan terbesar saat memasuki Ramadan. Banyak orang kurang tidur karena harus bangun sahur lebih awal dan beraktivitas penuh sepanjang hari. Persiapan terbaik adalah mulai mengatur ritme tidur dari sekarang.

Cobalah tidur lebih awal 30–45 menit setiap malam dan bangun sedikit lebih pagi agar tubuh punya ritme baru yang lebih stabil. Jika kamu terbiasa tidur larut, lakukan penyesuaian bertahap.

Pola tidur yang baik akan meningkatkan fokus, menjaga mood, dan membantu tubuh tetap bugar meski jam makan berubah. Jangan lupa siapkan waktu untuk power nap singkat 10–20 menit saat Ramadan nanti sebagai cara efektif memulihkan energi.

4. Tingkatkan Kualitas Spiritual Perlahan sebelum Ramadan Tiba

Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri secara spiritual. Agar tidak terasa berat, kamu bisa mulai mencicil aktivitas ibadah sejak beberapa minggu sebelumnya.

Misalnya, membiasakan membaca beberapa halaman Al-Qur’an setiap hari, memperbanyak dzikir ringan, atau meningkatkan kualitas shalat.

Kebiasaan-kebiasaan kecil ini akan membuatmu lebih siap secara mental menghadapi Ramadan.

Selain itu, mempersiapkan mental sejak awal membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa syukur, dan membuat bulan puasa terasa lebih bermakna. Kamu juga bisa menyiapkan daftar target ibadah yang realistis sesuai kesibukan agar tidak kewalahan ketika Ramadan sudah berjalan.

5. Rencanakan Aktivitas Harian dan Persiapan Rumah Tangga

Ramadan sering kali membuat rutinitas berubah: jam kerja, waktu memasak, hingga aktivitas keluarga. Karena itu, penting untuk membuat rencana sejak awal.

Kamu bisa mulai menyusun menu sahur dan berbuka agar belanja lebih efisien dan tidak bingung setiap hari. Persiapan ini juga bisa menghindarkan kamu dari kebiasaan membeli makanan tinggi minyak atau gula secara terus-menerus.

Selain itu, pastikan pekerjaan rumah tangga dan kebutuhan pokok sudah tertata sehingga tidak menumpuk menjelang puasa.

Jika kamu bekerja, komunikasikan jadwal dengan tim atau rekan kerja, terutama jika ada penyesuaian jam saat Ramadan. Semakin disiplin kamu merencanakan hari-hari sebelum Ramadan, semakin mudah menjalani aktivitas tanpa merasa kewalahan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Editor: Farah Nabilla

Tag:  #berapa #hari #lagi #puasa #ramadan #2026 #perhitungannya

KOMENTAR