Di Ambang Perang dengan Israel, Iran Tutup Sebagian Wilayah Udaranya
Warga mengibarkan bendera Iran dalam kampanye mendukung Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei di Teheran, 29 April 2026.(AFP)
06:37
8 Juni 2026

Di Ambang Perang dengan Israel, Iran Tutup Sebagian Wilayah Udaranya

- Iran menutup wilayah udaranya di bagian barat setelah meluncurkan rentetan rudal ke arah Israel, Minggu (7/6/2026).

Teheran mengeklaim, serangan itu merupakan tanggapan atas serangan terbaru Israel terhadap Lebanon.

"Karena penilaian keselamatan dan keamanan, bagian barat wilayah udara negara itu dinyatakan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Nasional, Majid Akhavan dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita IRNA.

Sementara, bandara internasional Teheran juga menangguhkan semua penerbangan masuk.

"Otoritas penerbangan sipil mengumumkan penangguhan semua penerbangan menuju bandara hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata kantor berita Iran, Mehr.

Baca juga: Iran Tembakkan Rudal ke Israel, Peringatkan Operasi Militer di Beirut

Iran serang Israel

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, serangan itu sebagai peringatan setelah Israel menyerang pinggiran selatan Beirut.

Iran mengancam akan melakukan serangan yang lebih luas jika agresi berulang terjadi.

Kepala komando pusat militer Iran menyatakan, Israel telah melanggar semua "garis merah" dengan serangan di Beirut dan menuntut agar menghentikan kampanyenya di Lebanon.

"Operasi malam ini adalah sebuah peringatan. Jika agresi semacam itu terulang, tanggapannya akan lebih luas dan akan mencakup semua target Zionis-AS di wilayah tersebut," kata IRGC dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Teheran menegaskan, setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen juga harus menghentikan konflik paralel di Lebanon.

Baca juga: Iran Tembakkan Rudal ke Israel, Peringatkan Operasi Militer di Beirut

Israel bersumpah akan membalas

Israel menuduh Teheran melakukan kesalahan besar setelah melaporkan menjadi sasaran rudal Iran pada Minggu.

Ini merupakan serangan pertama sejak gencatan senjata diumumkan pada 8 April.

Menurut militer, sirene serangan udara berbunyi di sebagian besar wilayah Israel utara dan tengah, termasuk kota Haifa, Caesarea, dan Hadera.

Kepala militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir bersumpah akan membalas serangan itu.

"Militer akan menyerang dengan kekuatan segera setelah lampu hijau diberikan", ujarnya.

Militer Israel mengatakan, total 11 rudal telah ditembakkan dari Iran.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom mengatakan, tidak ada laporan korban jiwa akibat rudal tersebut, tetapi beberapa orang terluka saat bergegas menuju tempat perlindungan.

Tag:  #ambang #perang #dengan #israel #iran #tutup #sebagian #wilayah #udaranya

KOMENTAR