AS Sebut Perang Iran Mungkin Berakhir Hari Ini, Tinggal Israel-Hizbullah
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan pada Senin (24/5/2026) bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran bisa saja terwujud hari ini.(AFP/SAUL LOEB)
15:12
25 Mei 2026

AS Sebut Perang Iran Mungkin Berakhir Hari Ini, Tinggal Israel-Hizbullah

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan pada Senin (24/5/2026) bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran bisa saja terwujud hari ini.

Meski demikian, ia menekankan bahwa situasi masih belum pasti dan negosiasi terus berjalan di belakang layar.

Pernyataan itu disampaikan di New Delhi saat kunjungan resminya ke India, di tengah meningkatnya perhatian global terhadap kemungkinan tercapainya gencatan jangka panjang di kawasan.

Baca juga: Netanyahu Disebut Makin Tersisihkan, Tak Dilibatkan Trump dalam Negosiasi AS–Iran

“Kami pikir mungkin ada kabar tadi malam, mungkin hari ini, saya tidak akan terlalu membacanya secara berlebihan,” ujar Rubio, merujuk pada potensi kesepakatan yang sedang dibahas.

Ia juga menyebut terdapat proposal yang dinilainya cukup kuat, terutama terkait pembukaan jalur strategis di kawasan.

“Kami memiliki apa yang menurut saya merupakan sesuatu yang cukup solid di atas meja terkait kemampuan mereka untuk membuka selat, membuka kembali selat tersebut,” katanya kepada wartawan saat meninggalkan ibu kota India.

Menurut Rubio, rencana tersebut mendapat dukungan luas dari negara-negara Teluk.

“Ini mendapat banyak dukungan di Teluk. Setiap negara yang kami ajak membahasnya memahami bahwa ini bukan hanya sangat masuk akal, tetapi juga hal yang tepat untuk dilakukan dunia.”

Ia juga menyampaikan keyakinan bahwa Iran akan memasuki proses negosiasi yang serius terkait isu nuklir.

“Saya percaya mereka akan memasuki negosiasi yang sangat nyata, signifikan, dan terbatas waktunya mengenai isu nuklir.”

Baca juga: Iran Merasa di Atas Angin dalam Kesepakatan Potensial dengan AS

Trump tak ingin tergesa-gesa

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meredam ekspektasi publik soal kesepakatan damai dengan Iran secara cepat, dengan mengatakan bahwa ia telah meminta para negosiatornya untuk tidak tergesa-gesa.AFP/KENT NISHIMURA Presiden Amerika Serikat Donald Trump meredam ekspektasi publik soal kesepakatan damai dengan Iran secara cepat, dengan mengatakan bahwa ia telah meminta para negosiatornya untuk tidak tergesa-gesa.

Pernyataan Rubio juga muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meredam ekspektasi publik soal kesepakatan cepat, dengan mengatakan pada Minggu bahwa ia telah meminta para negosiatornya untuk tidak tergesa-gesa.

“Dia tidak sedang terburu-buru, dia tidak akan membuat kesepakatan yang buruk, dan presiden tidak akan membuat perjanjian yang buruk,” kata Rubio, menjelaskan sikap Trump, seperti dikutip AFP.

Posisi Israel dan Hizbullah

Di tengah upaya diplomasi tersebut, Rubio menegaskan bahwa Israel tetap memiliki hak untuk membela diri.

“Israel selalu memiliki hak untuk melindungi dirinya sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jika Hizbullah melancarkan serangan, Israel berhak merespons atau mencegahnya.

“Jika Hizbullah meluncurkan rudal atau meluncurkan rudal ke arah mereka, Israel memiliki hak penuh untuk merespons itu, atau untuk mencegah hal itu terjadi,” kata Rubio.

“Hal itu selalu dipahami. Dan hal itu tetap dipahami selama gencatan senjata.”

Adapun perang di Iran diketahui pecah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Teheran pada 28 Februari.

Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke berbagai wilayah di kawasan.

Washington dan Teheran disebut telah mematuhi gencatan senjata sejak 8 April, meski ketegangan di kawasan masih terus berlanjut.

Baca juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal soal Selat Hormuz, Pasar Energi Belum Tenang

Tag:  #sebut #perang #iran #mungkin #berakhir #hari #tinggal #israel #hizbullah

KOMENTAR