Mojtaba Khamenei Sebut Israel Sedang Mendekati Hari-hari Terakhirnya
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei.(TASNIM NEWS AGENCY via BBC INDONESIA)
18:36
26 Mei 2026

Mojtaba Khamenei Sebut Israel Sedang Mendekati Hari-hari Terakhirnya

- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesan menyambut musim Ibadah Haji, yang menyatakan Israel mendekati hari-hari terakhirnya.

Menurut pesan yang dikutip dari media Iran ISNA, Selasa (26/5/2026), Mojtaba menggambarkan Israel sebagai tumor kanker berbahaya yang keberadaannya tidak akan bertahan lama.

“Rezim Zionis yang sedang goyah dan tumor kanker ganas bernama Israel pun kini mendekati tahap akhir dari keberadaan mereka yang menyedihkan,” kata Mojtaba dalam pesan tersebut.

Baca juga: Trump Sebut Iran Setuju Serahkan Uranium ke AS untuk Dihancurkan


“Sesuai dengan kata-kata tegas dan visioner dari Pemimpin kita yang mulia dan gugur sebagai syuhada sepuluh tahun yang lalu, mereka (Israel) tidak akan bertahan hingga dua puluh lima tahun setelah tanggal tersebut,” sambungnya.

Dia menegaskan Iran "membuat rezim Zionis tak berdaya di bawah serangan dahsyatnya" selama perang paksaan kedua, dan menyebutnya sebagai "tamparan keras" bagi Amerika Serikat (AS).

Mojtaba juga mengatakan “masa depan adalah milik umat Islam dan peradaban Islam baru”.

Baca juga: Brasil Ketiban Untung dari Perang Iran, China dan India Berebut Minyak

AS tidak akan lagi punya tempat berlindung di Teluk

Ilustrasi Selat Hormuz. Jalur Pipa Arab Saudi Hindari Selat Hormuz, Bisakah Menjadi Solusi Perdagangan Minyak Dunia?Google Maps Ilustrasi Selat Hormuz. Jalur Pipa Arab Saudi Hindari Selat Hormuz, Bisakah Menjadi Solusi Perdagangan Minyak Dunia?

Mojtaba Khamenei juha mengatakan kekuatan-kekuatan Teluk tidak lagi menjadi perisai bagi pangkalan militer AS dan Washington tidak akan memiliki "tempat berlindung yang aman" di kawasan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan melalui saluran Telegram-nya ketika Teheran dan Washington membahas kerangka kerja untuk mengakhiri perang mereka yang telah berlangsung selama tiga bulan.

“Waktu tidak bisa diputar kembali, dan negara-negara serta wilayah di kawasan ini tidak akan lagi berfungsi sebagai tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika,” ujar Mojtaba, dilansir Al Jazeera, Selasa.

Baca juga: Trump Desak Iran Akur dengan Israel, Mojtaba Khamenei Balas Ancaman Keras

“Amerika tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman bagi kejahatan atau untuk mendirikan pangkalan militer di kawasan ini,” lanjut dia.

Ini telah menjadi salah satu argumen utama Iran sepanjang perang: bahwa negara-negara regional harus mengakhiri kehadiran AS.

Mojtaba juga berbicara tentang kemenangan poros perlawanan, termasuk Lebanon, dengan mengatakan bahwa pasukan proksi Iran telah memberi pelajaran kepada Amerika dan entitas Zionis.

Baca juga: Mojtaba Hanya Percaya Jaringan Kurir Misterius, Jadi Penyebab Tersendatnya Negosiasi

Khamenei menyerukan kepada negara-negara Islam dan negara-negara lain untuk berbagi kepentingan bersama yang akan membentuk tatanan baru dan masa depan kawasan serta dunia.

“Dengan ketulusan dan kemurnian, saya mengajak semua negara dan pemerintah Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kebaikan bersama,” katanya.

Mojtaba Khamenei mengambil alih posisi Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel pada akhir Februari.

Tag:  #mojtaba #khamenei #sebut #israel #sedang #mendekati #hari #hari #terakhirnya

KOMENTAR