Trump Sebut Iran Setuju Serahkan Uranium ke AS untuk Dihancurkan
- Presiden AMerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran akan segera dipindahkan ke AS untuk dihancurkan.
Uranium tersebut akan dihancurkan di AS atau dihancurkan di tempat maupun di lokasi lain yang dapat diterima.
"Uranium yang diperkaya (Debu Nuklir!) akan segera diserahkan kepada Amerika Serikat untuk dibawa pulang dan dihancurkan,” kata Trump di Truth Social, Senin (25/5/2026).
“Atau, lebih disukai, bekerja sama dan berkoordinasi dengan Republik Islam Iran, dihancurkan di tempat atau di lokasi lain yang dapat diterima, dengan Komisi Energi Atom, atau yang setara dengannya, menjadi saksi proses dan peristiwa ini," sambungnya.
Baca juga: Pejabat AS Klaim Iran Setuju Serahkan Pasokan Uranium
Pesan ini muncul ketika pembicaraan untuk menyelesaikan kesepakatan guna mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran yang terhenti semakin mendekati penyelesaian.
Washington dan Teheran saat ini tengah membahas garis besar kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tetap optimistis bahwa perdamaian tinggal menghitung hari.
Sementara itu, pejabat Iran mengatakan masih beberapa klausul dalam proposal damai yang perlu diperjelas sebelum memorandum kesepahaman dikirim untuk diratifikasi.
Pejabat Iran menyatakan proposal perdamaian harus mendapat persetujuan dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sebelum benar-benar diratifikasi.
Baca juga: Upaya Damai Terancam Gagal, Mojtaba Khamenei Ogah Keluarkan Uranium dari Iran
Pembahasan mengenai program nuklir Iran
Ilustrasi pengayaan uranium Iran. Sentrifugal lokal buatan dalam negeri ditampilkan dalam pameran nuklir Iran di Teheran, Rabu (8/2/2023).
Menurut laporan CBS News, Senin, seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan Iran pada prinsipnya setuju untuk membuang uranium yang diperkaya tinggi dalam negosiasi dengan AS.
Para pejabat masih mengkaji detail mekanisme pembuangan uranium yang diperkaya tersebut, lanjut pejabat senior itu.
Namun, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei, yang juga juru bicara tim negosiasi Iran, menyebut program nuklir Iran tidak masuk pembahasan.
Menurutnya, kesepakatan yang sedang dirancang dengan AS untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz tidak akan melibatkan konsesi langsung apa pun terkait program nuklir Iran.
Baca juga: Trump Sebut Perburuan Uranium Iran Hanya demi Citra Politik
Dia mengatakan Iran hampir mencapai kesepakatan dengan AS mengenai nota kesepahaman yang akan mencakup periode gencatan senjata 60 hari.
Yang mana Selat Hormuz akan dibuka kembali seiring masing-masing pihak mengakhiri pembatasan pengiriman mereka, dan pembahasan terkait nuklir akan dibahas di periode tersebut.
"Tentu saja, salah satu topik yang akan dibahas selama periode 60 hari ini adalah isu-isu terkait nuklir," ujar Baqaei.
"Memorandum 14 poin ini berfokus pada pengakhiran perang," katanya. "Jika ini terjadi, maka dalam jangka waktu 60 hari, diskusi tentang isu-isu terkait nuklir akan berlangsung."
Tag: #trump #sebut #iran #setuju #serahkan #uranium #untuk #dihancurkan