Jet Tempur Rusia Pepet Pesawat Inggris di Laut Hitam, Cuma Jarak 6 Meter
Ilustrasi jet tempur Rusia.(AP)
09:12
21 Mei 2026

Jet Tempur Rusia Pepet Pesawat Inggris di Laut Hitam, Cuma Jarak 6 Meter

Kementerian Pertahanan Inggris mengungkap dua jet tempur Rusia melakukan intersepsi yang disebut “berbahaya dan berulang” terhadap pesawat pengintai Inggris di atas Laut Hitam bulan lalu.

Dalam salah satu manuver, jet tempur Rusia dilaporkan terbang hanya sekitar enam meter dari hidung pesawat militer Inggris.

Insiden itu terjadi ketika hubungan London dan Moskwa masih berada di titik terendah akibat perang Ukraina serta tuduhan spionase yang telah berlangsung lama antara kedua negara. 

Baca juga: Rusia dan China Kompak Mengecam Rencana AS terkait Golden Dome

 Jet Rusia dekati pesawat Inggris

Dalam pernyataannya pada Rabu (20/5/2026), seperti dikutip AFP, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, pesawat pengintai Royal Air Force (RAF) Rivet Joint sedang menjalankan penerbangan rutin di wilayah udara internasional sebagai bagian dari operasi NATO untuk menjaga keamanan sayap timur aliansi tersebut.

Pesawat itu kemudian dicegat oleh jet tempur Rusia jenis Su-35 dan Su-27. Salah satu jet Su-27 bahkan disebut terbang sangat dekat hingga hanya berjarak enam meter dari bagian depan pesawat Inggris.

Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengecam tindakan tersebut.

“Insiden ini adalah contoh lain dari perilaku berbahaya dan tidak dapat diterima oleh pilot Rusia terhadap pesawat tak bersenjata yang beroperasi di wilayah udara internasional. Tindakan ini menciptakan risiko serius kecelakaan dan potensi eskalasi,” ujar Healey.

Kementerian Pertahanan Inggris menyebut ini sebagai insiden paling serius yang melibatkan pesawat Rivet Joint Inggris sejak 2022. Pada insiden sebelumnya di kawasan yang sama, sebuah pesawat Rusia sempat menembakkan rudal di dekat pesawat Inggris.

Sistem darurat pesawat sempat aktif

Dalam insiden terbaru tersebut, salah satu jet Su-35 Rusia disebut terbang cukup dekat hingga memicu sistem darurat pada pesawat Rivet Joint.

“Pesawat Su-35 Rusia terbang cukup dekat sehingga memicu sistem darurat pada Rivet Joint, termasuk menonaktifkan sistem autopilot,” kata kementerian itu.

Baca juga: Laporan Intelijen Eropa Bocor, China Latih Ratusan Tentara Rusia untuk Perang Ukraina

Selain itu, jet Su-27 Rusia juga disebut melakukan enam kali lintasan di depan pesawat Inggris dalam manuver yang dianggap berbahaya.

Meski demikian, Healey menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan mengubah komitmen Inggris terhadap NATO.

“Insiden ini tidak akan menghalangi komitmen Inggris untuk membela NATO, sekutu kami, dan kepentingan kami dari agresi Rusia,” katanya.

Ketegangan Inggris-Rusia

Intersepsi di Laut Hitam itu terjadi hanya beberapa hari setelah Healey mengumumkan Angkatan Laut Kerajaan Inggris melacak tiga kapal selam Rusia yang diduga menjalankan operasi rahasia selama sebulan di Samudra Atlantik utara wilayah Inggris, dekat kabel bawah laut dan jaringan pipa penting.

Healey sebelumnya memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa setiap upaya merusak kabel dan pipa milik Inggris akan membawa “konsekuensi serius”.

Misi pemantauan Inggris tersebut melibatkan sekitar 500 personel, dengan pesawat militer terbang lebih dari 450 jam dan kapal fregat angkatan laut menempuh ribuan mil laut.

Kajian pertahanan Inggris tahun lalu juga menyimpulkan Rusia merupakan ancaman yang “langsung dan mendesak” bagi negara itu.

Pemerintah Inggris, di bawah beberapa perdana menteri secara berturut-turut, tetap menjadi pendukung kuat Ukraina sejak invasi Rusia pada Februari 2022. Pejabat pertahanan dan kementerian luar negeri Inggris juga telah melayangkan protes resmi kepada Kedutaan Besar Rusia terkait insiden udara tersebut.

Baca juga: Beijing Tepis Klaim Kapal China Dihantam Drone Rusia

Tag:  #tempur #rusia #pepet #pesawat #inggris #laut #hitam #cuma #jarak #meter

KOMENTAR