Terungkap, Kepala Mossad Diam-diam Kunjungi UEA Saat Perang Iran
Ilustrasi bendera Uni Emirat Arab (UEA).(WIKIMEDIA COMMONS)
18:06
13 Mei 2026

Terungkap, Kepala Mossad Diam-diam Kunjungi UEA Saat Perang Iran

- Menurut para pejabat Arab dan seseorang yang mengetahui masalah ini, kepala badan intelijen Israel, Mossad mengunjungi Uni Emirat Arab setidaknya dua kali selama perang dengan Iran.

Kunjungan ini dilaporkan untuk koordinasi terkait perang Iran, sebagai tanda semakin eratnya kemitraan antara Israel dan UEA.

Dikutip dari The Wall Street Journal, Rabu (13/5/2026), Kepala Mossad David Barnea diam-diam mengunjungi UEA setidaknya dalam dua kesempatan terpisah, yakni pada Maret dan April.

Kedua negara telah menunjukkan koordinasi keamanan yang erat sepanjang perang. 

Kementerian Luar Negeri UEA dan Kantor Perdana Menteri Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca juga: Israel Kirim Pertahanan Udara Iron Dome ke UEA untuk Tahan Serangan Iran

Hubungan Israel-UEA semakin mesra

Sejak perang di Iran, hubungan UEA dan Israel semakin dekat, seiring negara Teluk itu paling menderita akibat serangan balasan Teheran.

Bahkan, Israel dilaporkan telah mengirimkan sistem pertahanan udara canggih, Iron Dome, ke UEA, menurut pejabat Israel dan Amerika Serikat. 

Tak hanya itu, mereka juga mengirim pasukan untuk mengoperasikan Iron Dome guna membendung serangan Iran pada fase awal perang.

Baca juga: UEA Diam-diam Ikut Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara khusus memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mengerahkan baterai Iron Dome beserta puluhan operator ke UEA. 

Hal ini dilakukan setelah Netanyahu melakukan koordinasi via telepon dengan Presiden UEA, Mohamed bin Zayed.

Melansir Axios, Minggu (26/4/2026), ini merupakan kali pertama dalam sejarah Israel mengerahkan sistem Iron Dome ke negara lain. 

UEA pun tercatat sebagai negara pertama di luar AS dan Israel yang mengoperasikan sistem pertahanan tersebut.

Baca juga: UEA Diserang Rudal-Drone 2 Hari Berturut-turut, Iran Bantah Tuduhan

Berawal dari Kesepakatan Abraham

Diketahui, UEA dan Bahrain adalah negara pertama yang menandatangani Kesepakatan Abraham Presiden Donald Trump.

Perjanjian tersebut bertujuan untuk memperbaiki hubungan antara Israel dan negara-negara tetangganya di kawasan itu serta berupaya membawa perdamaian ke wilayah tersebut.

Hal itu menandai perubahan signifikan dalam protokol antara Israel dan UEA dan mempercepat kerja sama antara kedua negara di tahun-tahun berikutnya. 

Normalisasi membuka pintu bagi keterlibatan diplomatik, ekonomi, dan strategis yang lebih dalam, dengan hubungan formal membuka pintu bagi negara-negara lain untuk mempertimbangkan kerja sama yang lebih kuat dengan Israel juga.

Tag:  #terungkap #kepala #mossad #diam #diam #kunjungi #saat #perang #iran

KOMENTAR