Negosiasi Alami Kemajuan, Iran Minta AS Tidak Terhasut Pihak Lain
- Di tengah pembicaraan perdamaian yang mengalami kemajuan, Iran meminta Amerika Serikat (AS) tidak terhasut oleh pihak-pihak yang berniat buruk.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan AS dan Uni Emirat Arab (UEA) agar tidak meningkatkan eskalasi lebih lanjut di Selat Hormuz.
“Karena pembicaraan mengalami kemajuan berkat upaya baik Pakistan, AS harus waspada agar tidak terseret kembali ke dalam rawa oleh pihak-pihak yang berniat buruk. Begitu pula UEA,” kata Araghchi dilansir Anadolu, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Memanas, Iran Tuduh AS Tembaki 2 Kapal Sipil dan Tewaskan 5 Warga di Hormuz
Selain itu, dia juga menegaskan bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis politik seperti yang terjadi saat ini.
“Peristiwa di Hormuz memperjelas bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis politik,” ujarnya.
Araghchi juga menolak rencana “Proyek Kebebasan” Washington dan menyebutnya sebagai Proyek Kebuntuan.
Baca juga: AS Serang 7 Kapal Iran, Project Freedom Trump di Selat Hormuz Dimulai
Sebelumnya, pada Senin (4/5/2026), Presiden AS Donald Trump mengumumkan “Proyek Kebebasan”, sebuah misi angkatan laut yang menurutnya akan membuka Selat Hormuz.
Itu akan melibatkan kapal-kapal AS yang memandu kapal-kapal komersial melalui jalur air yang berada di bawah kendali efektif Iran.
Iran tuding AS ancam keamanan Selat Hormuz
Helikopter Apache AH-64 terbang saat berpatroli di Selat Hormuz pada 17 April 2026, di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel, yang berujung blokade jalur air strategis tersebut.
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan AS dan sekutunya telah membahayakan keamanan pelayaran dan transit energi di Selat Hormuz dengan melanggar gencatan senjata dan memberlakukan blokade.
“Penyamaan baru Selat Hormuz sedang dalam proses penyelesaian,” kata Ghalibaf dalam sebuah unggahan di media sosial, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Memanas, Iran Tuduh AS Tembaki 2 Kapal Sipil dan Tewaskan 5 Warga di Hormuz
“Kami sangat menyadari kelanjutan dari keadaan saat ini tidak dapat ditoleransi bagi Amerika; padahal kami bahkan belum memulai apa pun,” lanjutnya.
Ghalibaf juga menambahkan dalam pernyataanya bahwa “kehadiran jahat mereka (AS) akan berkurang”.
Washington sendiri telah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap semua pelabuhan dan pelayaran Iran sejak 13 April 2026.
Tag: #negosiasi #alami #kemajuan #iran #minta #tidak #terhasut #pihak #lain