Trump 6 Kali Selamat dari Penembakan, Terbaru Saat Jamuan Makan Malam
Calon presiden Amerika Serikat Donald Trump mengepalkan tangannya ke arah massa setelah telinganya terkena tembakan ketika berkampanye di Kota Butler, Negara Bagian Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024).(AFP/REBECCA DROKE)
11:18
27 April 2026

Trump 6 Kali Selamat dari Penembakan, Terbaru Saat Jamuan Makan Malam

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengalami insiden penembakan terjadi saat jamuan makan malam koresponden Gedung Putih pada Sabtu (25/4/2026).

Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dan disebut membawa beberapa jenis senjata.

Otoritas menyebut pelaku kemungkinan menargetkan pejabat pemerintahan, termasuk presiden sebelum akhirnya berhasil digagalkan oleh pasukan pengamanan presiden (paspampres).

Baca juga: Bukan Cuma Trump, Siapa Saja Target Penembakan Jamuan Malam Gedung Putih?

Insiden penembakan terbaru yang dialami Trump

Cole Tomas Allen (31) merupakan tersangka penembakan di acara jamuan makan malam koresponden Gedung Putih pada Sabtu (25/4/2026) yang dihadiri Presiden Donald Trump.Truth Social @realDonaldTrump Cole Tomas Allen (31) merupakan tersangka penembakan di acara jamuan makan malam koresponden Gedung Putih pada Sabtu (25/4/2026) yang dihadiri Presiden Donald Trump.

Penjabat jaksa agung Todd Blanche mengatakan kepada NBC bahwa pelaku diduga memang berniat menyerang pejabat pemerintah.

“Tampaknya dia memang berniat menargetkan orang-orang yang bekerja di pemerintahan, kemungkinan termasuk presiden,” katanya, seperti dikutip Sky News.

Usai insiden tersebut, Trump membandingkan dirinya dengan Abraham Lincoln yang tewas dibunuh pada 1865.

Ia mengatakan, “Saya telah mempelajari pembunuhan tokoh-tokoh besar, dan harus saya katakan, orang-orang yang paling berdampak, merekalah yang menjadi target.”

Februari 2026: Penyusup bersenjata di Mar-a-Lago

Properti milik Donald Trump di Florida, Mar-a-LagoShutterstock Properti milik Donald Trump di Florida, Mar-a-Lago

Sebelumnya pada Februari 2026, Trump juga pernah menjadi sasaran pria bersenjata. Pria tersebut bernama Austin Tucker Martin (21) kemudian tewas ditembak paspampres setelah mencoba memasuki secara ilegal kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida.

Menurut pejabat setempat, Martin membawa senapan dan tabung gas, serta sempat mengangkat senjatanya ke posisi menembak sebelum dilumpuhkan.

Ia diketahui datang dari North Carolina, sementara Trump dan istrinya tidak berada di lokasi saat kejadian.

September 2024: Upaya pembunuhan di lapangan golf

Pada September 2024, seorang pria bersenjata senapan jenis AK-47 bersembunyi di semak-semak dan mencoba membunuh Trump saat ia bermain golf di West Palm Beach, Florida.

Pelaku, Ryan Routh (59), melarikan diri namun berhasil ditangkap pada hari yang sama. Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Baca juga: Dikenal Jenius, Tersangka Penembakan di Acara Trump Ternyata Guru Berprestasi

Juli 2024: Ditembak saat kampanye

Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik yang juga mantan presiden, Donald Trump, dilarikan ke luar panggung setelah tertembak saat kampanye pada Sabtu (13/7/2024) di Butler, Pennsylvania.GETTY IMAGES/ANNA MONEYMAKER via AFP Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik yang juga mantan presiden, Donald Trump, dilarikan ke luar panggung setelah tertembak saat kampanye pada Sabtu (13/7/2024) di Butler, Pennsylvania.

Pada Juli 2024, Trump nyaris tewas saat delapan tembakan dilepaskan ketika ia berpidato di kampanye di Butler, Pennsylvania.

Pelaku, Thomas Matthew Crooks (20), berhasil melukai telinga kanan atas Trump sebelum ditembak mati oleh penembak jitu paspampres.

Insiden tersebut menewaskan satu peserta kampanye dan melukai dua lainnya secara serius. Foto Trump dengan wajah berdarah sambil mengepalkan tangan menjadi viral setelah kejadian.

Juli 2024: Rencana pembunuhan terkait Iran

Masih di tahun yang sama, seorang pria asal Pakistan, Asif Merchant (47), divonis bersalah karena merencanakan pembunuhan terhadap Trump dan pejabat AS lainnya.

Ia didakwa atas tuduhan “pembunuhan bayaran dan percobaan aksi terorisme lintas batas negara” atas perintah otoritas Iran, yang kemudian dibantah oleh otoritas Teheran.

Merchant mengaku terlibat dengan Garda Revolusi Iran, namun menyatakan melakukannya demi melindungi keluarganya di Teheran.

Juni 2016: Upaya perebutan senjata polisi

Ancaman terhadap Trump sudah muncul sejak masa kampanye 2016. Seorang pria Inggris, Michael Sandford (20), mencoba merebut senjata polisi saat kampanye di Las Vegas.

Ia kemudian mengaku datang ke acara tersebut dengan niat membunuh Trump. Sandford dijatuhi hukuman penjara dan menjalani sekitar setengah dari masa hukumannya sebelum kembali ke Inggris.

Baca juga: Geger, Candaan Jubir Gedung Putih Sebelum Penembakan di Acara Trump Jadi Kenyataan

Tag:  #trump #kali #selamat #dari #penembakan #terbaru #saat #jamuan #makan #malam

KOMENTAR