AS dan Iran Gagal Capai Kesepakatan, Teheran Tolak Syarat dari Washington
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance saat berpidato di pertemuan tahunan National Catholic Prayer Breakfast di Washington DC, Jumat (28/2/2025).(AFP/TING SHEN)
09:18
12 April 2026

AS dan Iran Gagal Capai Kesepakatan, Teheran Tolak Syarat dari Washington

- Wakil presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan bahwa delegasi Iran telah menolak persyaratan yang diajukan Washington.

Menurut laporan CNN, Minggu (12/4/2026), Vance mengatakan tidak ada kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang secara permanen setelah pembicaraan panjang di Islamabad, Pakistan.

“Kami telah melakukan ini selama 21 jam, dan kami telah mengadakan sejumlah diskusi substantif dengan pihak Iran. Itu kabar baiknya,” kata Vance dalam konferensi pers di Islamabad.

“Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan,” sambung dia.

Baca juga: AS Curiga China Kirim Senjata ke Iran Saat Gencatan Senjata, Beijing Membantah


Ketika ditanya apa syarat-syarat yang ditolak Iran, Vance mengatakan, Iran tidak berkomitmen untuk meninggalkan senjata nuklir setelah negosiasi selama berjam-jam antara kedua negara berakhir tanpa kesepakatan.

“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mendapatkan senjata nuklir, dan mereka tidak akan berupaya mendapatkan alat-alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat memperoleh senjata nuklir,” tegas Vance

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa AS belum melihat keinginan Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang.

Baca juga: AS Tuding Iran Tak Bisa Temukan Ranjau Laut yang Ditanam di Selat Hormuz

AS telah memberikan penawaran terakhir dan terbaik kami

Suasana menjelang negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026).AFP/POOL/JACQUELYN MARTIN Suasana menjelang negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026).

Penolakan Iran terhadap syarat yang diajukan oleh AS dianggap sebagai hal yang buruk bagi Teheran.

“Saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat. Jadi, kita kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan,” ujar Vance, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (12/4/2026).

“Kita telah menjelaskan dengan sangat jelas apa batasan kita, hal-hal apa yang bersedia kita akomodasi, dan hal-hal apa yang tidak bersedia kita akomodasi. Dan kita telah menjelaskannya sejelas mungkin, dan mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kita,” sambung dia.

Baca juga: Trump Ancam China jika Berani Kirim Senjata ke Iran, Akan Hadapi Masalah Besar

Dalam negosiasi, tim AS terus berhubungan dengan Presiden Donald Trump sepanjang pembicaraan.

“Kami terus berbicara dengan presiden. Saya tidak tahu berapa kali kami berbicara dengannya selama 21 jam terakhir,” kata Vance.

Ia juga berbicara dengan pejabat tinggi AS lainnya selama negosiasi, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Laksamana Brad Cooper, komandan Komando Pusat AS.

Baca juga: Jelang Negosiasi AS-Iran, Kapal Berbondong-bondong ke Selat Hormuz

Sementara itu, kantor berita Iran Fars mengatakan bahwa jalan menuju kesepakatan bergantung pada perubahan "tuntutan yang tidak masuk akal" oleh AS.

Media itu menyebut, para ahli dari kedua belah pihak sedang berupaya menemukan titik temu dan mediator Pakistan sedang mencoba untuk menyelesaikan perbedaan pendapat.

Kedua tim negosiasi tengah berkonsultasi dengan tim ahli masing-masing mengenai dokumen yang diusulkan, dan pembicaraan akan dilanjutkan setelah draf tersebut siap.

Tag:  #iran #gagal #capai #kesepakatan #teheran #tolak #syarat #dari #washington

KOMENTAR