Gebrakan Mojtaba Khamenei, Umumkan Strategi Baru Kelola Selat Hormuz
Mojtaba Khamenei (tengah), putra dari mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat berjalan di Teheran pada 31 Mei 2019.(ISNA/HAMID FOROUTAN via AFP)
16:42
10 April 2026

Gebrakan Mojtaba Khamenei, Umumkan Strategi Baru Kelola Selat Hormuz

 Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengumumkan bahwa Teheran akan segera memulai strategi baru dalam pengelolaan Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan resminya pada Kamis (9/4/2026), bertepatan dengan peringatan 40 hari wafatnya pendahulu sekaligus ayahnya, Ali Khamenei. 

Dalam pidato tersebut, Mojtaba menggarisbawahi arah kebijakan Teheran pasca-perang di kawasan tersebut, sebagaimana dilansir Yeni Safak.

Baca juga: Iran Ogah Temui Utusan AS di Pakistan sampai Lebanon Berhenti Dibom

Mojtaba menegaskan bahwa Iran akan memasuki fase baru dalam mengelola Selat Hormuz, jalur perairan vital bagi seperlima pasokan minyak dunia.

Selain masalah pengelolaan jalur laut, dia menekankan komitmen Iran untuk menuntut pertanggungjawaban atas perang yang berlangsugn lebih dari sebulan.

Perang tersebut dimulai dari serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari. AS dan Iran pun menyepakati gencatan senjata pada Rabu (8/4/2026).

Mojtaba menegaskan, Iran akan menuntut ganti rugi atas seluruh kerugian material maupun moral.

"Iran tidak akan pernah meninggalkan hak-hak sahnya," tegas Khamenei. 

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus menuntut reparasi atas darah para martir dan mereka yang terluka.

Baca juga: Ide Trump Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz Bersama Iran Ditentang Eropa

Pesan untuk negara tetangga

Dalam pidatonya, Khamenei menggambarkan seluruh front perlawanan regional sebagai satu kesatuan yang terintegrasi. 

Dia secara khusus memberikan pesan kepada negara-negara tetangga Iran di bagian selatan.

"Anda sedang menyaksikan sebuah keajaiban. Oleh karena itu, lihatlah dengan benar, pahami dengan benar, dan berdirilah di tempat yang tepat," ucap Mojtaba.

Meski melontarkan pernyataan tegas, Mojtaba menyatakan bahwa pada dasarnya Teheran tidak menginginkan peperangan. 

Namun, dia memberikan peringatan keras bahwa posisi militer Iran tetap dalam kondisi siaga tinggi.

Pernyataan Mojtaba ini juga muncul di tengah gencatan senjata rapuh yang melalui mediasi Pakistan. 

Jika tidak ada hambatan, negosiasi langsung antara AS dan Iran dijadwalkan akan dimulai di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026).

Baca juga: AS-Iran Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata, Negosiasi Damai Terancam Gagal

Tag:  #gebrakan #mojtaba #khamenei #umumkan #strategi #baru #kelola #selat #hormuz

KOMENTAR