Iran Babat 16 Drone MQ-9 Reaper, Total Rp 85 Triliun Senjata AS Hancur
Pesawat tanpa awak MQ-9 Reaper milik AS.(Wikimedia Commons)
20:48
3 April 2026

Iran Babat 16 Drone MQ-9 Reaper, Total Rp 85 Triliun Senjata AS Hancur

- Jatuhnya 16 unit drone MQ-9 Reaper oleh serangan Iran membuat total nilai senjata Amerika Serikat (AS) yang hancur mencapai 5 miliar dollar AS (Rp 85 triliun).

Terbaru, dua drone Reaper ditembak jatuh oleh Iran di dekat Kota Isfahan, Iran, pekan ini, menurut laporan CBS News pada Rabu (1/4/2026). Total 16 unit MQ-9 kini tumbang.

Setiap unit Reaper diperkirakan bernilai sekitar 30 juta dollar AS (sekitar Rp 509 miliar), sehingga total kerugian dari drone ini saja mencapai hampir 500 juta dollar AS (sekitar Rp 8,4 triliun)

Baca juga: AS Kehilangan 16 Drone MQ-9 Reaper Selama Perang Iran, Kerugian Capai Rp 8,4 T

Kerugian tersebut termasuk drone yang ditembak jatuh oleh rudal pertahanan udara Iran, serta beberapa yang hancur di darat akibat tembakan musuh atau hilang dalam kecelakaan yang terkait dengan intensitas konflik tersebut.

Drone MQ-9 Reaper dikenal akan daya tahannya, kemampuan serangan presisi, dan umpan intelijen realtime.

Namun, belakangan ini terbukti sangat rentan terhadap sistem senjata surface-to-air (darat-ke-udara) canggih yang dikerahkan oleh Iran.

Baca juga: Trump Dilaporkan Bangun Bunker di Bawah Gedung Putih, Diklaim Anti Peluru dan Drone

Selain 16 drone MQ-9 Reaper, militer AS secara keseluruhan telah mencatat kerusakan terhadap puluhan pesawat dan sistem pertahanan di bulan pertama perang Iran.

Jumlah tersebut yang membuat total kerugian AS terkait perang mendekati 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 85 triliun, menurut penghitungan Firstpost.

Semua itu mencakup tidak hanya drone, tetapi juga pesawat pengintai, helikopter, dan komponen radar serta sistem peringatan dini yang penting.

Baca juga: Drone Arash-2 Iran Diklaim Hancurkan Pesawat AWACS dan Pesawat Tanker AS

Spesifikasi drone MQ-9 Reaper

Pesawat MQ-9 Reaper melakukan misi pelatihan di atas Nevada Test and Training Range, 15 Juli 2019.US Air Force/Airman 1st Class William Rosado Pesawat MQ-9 Reaper melakukan misi pelatihan di atas Nevada Test and Training Range, 15 Juli 2019.

Drone MQ-9 Reaper adalah sistem persenjataan pesawat tanpa awak yang dilengkapi sensor dan senjata, stasiun kendali darat, serta Predator Primary Satellite Link.

Drone ini juga dilengkapi peralatan cadangan beserta kru operasi dan pemeliharaan untuk misi 24 jam.

Dikutip dari laman Angkatan Udara AS, sistem dasar MQ-9 Reaper membawa Sistem Penargetan Multi-Spektral, dengan serangkaian sensor visual yang kuat untuk penargetan.

Unit ini juga dilengkapi dengan pengukur jarak/penunjuk laser, yang secara tepat menentukan target untuk penggunaan amunisi berpemandu laser, seperti Guided Bomb Unit-12 Paveway II.

Baca juga: Langit Isfahan Membara, Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS

MQ-9 Reaper dapat menggunakan hingga delapan rudal berpemandu laser, air-to-ground missile-114 Hellfire, yang memiliki akurasi tinggi, kemampuan anti-lapis baja, dan anti-personel.

Drone ini telah dimodifikasi untuk operasi jarak jauh melalui penambahan tangki bahan bakar eksternal yang mampu menampung 1.300 lbs bahan bakar.

Hal ini memberikan waktu di lokasi yang lebih lama dan jangkauan yang lebih jauh. Ditambah bilah ekstra pada baling-baling dan sistem injeksi alkohol-air untuk meningkatkan kinerja lepas landas.

Tag:  #iran #babat #drone #reaper #total #triliun #senjata #hancur

KOMENTAR