Upaya Berhenti Merokok Tak Harus Sendiri, BPOM Soroti Peran Terapi Nikotin
Ilustrasi rokok. BPOM menyebut akses terhadap terapi pengganti nikotin yang aman dapat mendukung masyarakat yang ingin berhenti merokok.(FREEPIK/ATLASCOMPANY)
19:36
4 Juni 2026

Upaya Berhenti Merokok Tak Harus Sendiri, BPOM Soroti Peran Terapi Nikotin

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan keamanan produk terapi pengganti nikotin atau nicotine replacement therapy (NRT) yang digunakan untuk membantu individu berhenti merokok.

Kepastian tersebut diberikan setelah produk terapi pengganti nikotin melalui proses penetapan standar dan memperoleh izin edar resmi dari BPOM.

Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM William Adi Teja mengatakan upaya menurunkan prevalensi perokok membutuhkan berbagai pendekatan yang saling melengkapi.

Menurut dia, langkah tersebut tidak hanya mengandalkan edukasi dan penerapan kawasan bebas asap rokok, tetapi juga dukungan terapi bagi mereka yang ingin berhenti merokok.

Baca juga: Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat

BPOM sebut terapi pengganti nikotin bisa jadi pilihan

William mengatakan kehadiran produk terapi yang memenuhi standar medis dan memiliki izin edar resmi memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat.

"Kehadiran produk terapi yang berstandar medis dan memiliki izin edar resmi dari BPOM memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat yang ingin melepaskan diri dari ketergantungan," kata William, seperti dikutip dari Antara, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan, BPOM mendukung pengembangan inovasi berbasis bukti ilmiah yang dapat membantu masyarakat yang memiliki keinginan kuat untuk berhenti merokok.

Menurut William, pengendalian konsumsi tembakau membutuhkan kerja sama berbagai pihak karena tantangannya tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi.

"Perluasan akses terhadap produk terapi pengganti nikotin yang aman dan berbasis bukti dapat menjadi salah satu pilihan solutif," ujarnya.

Baca juga: Puasa Bantu Kurangi Rokok, Ini Dampak Baiknya bagi Lambung

Kampanye edukasi untuk mencegah merokok sejak dini

Ilustrasi merokok. BPOM menyebut akses terhadap terapi pengganti nikotin yang aman dapat mendukung masyarakat yang ingin berhenti merokok.Freepik Ilustrasi merokok. BPOM menyebut akses terhadap terapi pengganti nikotin yang aman dapat mendukung masyarakat yang ingin berhenti merokok.

Dalam upaya memperluas edukasi kepada masyarakat, BPOM turut berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Guardian, dan Kenvue melalui kampanye #SehatTanpaRokok.

Program tersebut bertujuan mendorong pencegahan perilaku merokok sejak dini, terutama pada anak-anak dan remaja.

Selain edukasi kesehatan kepada masyarakat, rangkaian kegiatan kampanye juga mencakup pelatihan medis bagi tenaga kesehatan.

Program ini turut menghadirkan edukasi komprehensif mengenai bahaya merokok dan penayangan iklan layanan masyarakat yang dilakukan bersama Kementerian Kesehatan dan PDPI.

Melalui pendekatan tersebut, para pemangku kepentingan berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan informasi yang tepat mengenai upaya berhenti merokok dan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru.

Baca juga: Studi Ungkap Makanan Ultra-Proses Lebih Mirip Rokok daripada Makanan Sehat

Dukungan bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok

Sementara itu, Marketing Director Kenvue Indonesia Fika Yolanda mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka perokok di Indonesia.

Menurut Fika, setiap orang yang memiliki niat berhenti merokok perlu mendapatkan pendampingan yang sesuai serta akses terhadap solusi yang telah terbukti secara ilmiah.

"Tujuan utama kami adalah memastikan setiap individu yang memiliki niat untuk berhenti merokok mendapatkan pendampingan yang tepat serta akses terhadap solusi medis yang terbukti secara ilmiah," kata Fika.

Fika menjelaskan, langkah itu dilakukan agar individu yang sedang berproses berhenti merokok memiliki pilihan terapi yang dapat digunakan sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mendukung target penurunan prevalensi perokok sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya berhenti merokok demi kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Masyarakat Sipil Tolak Rencana Menkeu Purbaya Soal Rokok Murah Baru, Ada Alasan Kesehatan

Tag:  #upaya #berhenti #merokok #harus #sendiri #bpom #soroti #peran #terapi #nikotin

KOMENTAR