Mitos atau Fakta, Operasi Lasik Bisa Mempercepat Risiko Katarak?
- Operasi lasik menjadi salah satu prosedur medis yang banyak dipilih untuk membantu mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak.
Namun, masih banyak masyarakat yang percaya bahwa lasik dapat memicu atau mempercepat munculnya katarak.
Anggapan tersebut membuat sebagian orang ragu menjalani operasi lasik karena khawatir kesehatan matanya justru akan memburuk di kemudian hari. Lantas, benarkah demikian?
Baca juga: Apakah Operasi Lasik Ditanggung BPJS Kesehatan?
Benarkah operasi lasik bisa mempercepat katarak?
Dokter spesialis mata dr. Nina Asrini Noor, Sp.M mengatakan, operasi lasik bukan penyebab munculnya katarak.
“Bukan treatment lasik yang memicu katarak, tapi memang secara natural katarak akan kena ke semua orang. Sayangnya orang yang minusnya tinggi secara genetik cenderung lebih cepat mengalami katarak,” jelas dr. Nina dalam Media Briefing JEC di Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, persepsi bahwa lasik mempercepat katarak muncul karena banyak pasien lasik memiliki minus mata yang cukup tinggi.
Sementara itu, orang dengan minus tinggi memang memiliki kecenderungan mengalami katarak lebih cepat dibandingkan orang dengan kondisi mata normal.
Baca juga: 3 Penyebab Katarak yang Sering Tidak Disadari, Termasuk Kena Paparan Matahari
Dokter spesialis mata dr. Nina Asrini Noor, Sp.M dalam Media Briefing JEC di Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Lasik dan katarak adalah dua kondisi berbeda
Dr. Nina menjelaskan, operasi lasik tidak menyentuh lensa mata yang menjadi lokasi munculnya katarak. Prosedur ini hanya dilakukan pada bagian terluar mata, yaitu kornea.
“Operasi lasik dengan katarak itu dua kondisi yang berbeda. Katarak itu masalahnya ada di lensa, sedangkan operasi lasik untuk menghilangkan minus dan silinder, dengan lensa yang enggak diapa-apain,” ujar dr. Nina.
Katarak terjadi ketika lensa mata yang semula jernih berubah menjadi keruh sehingga penglihatan menjadi kabur.
Baca juga: Kacamata UV Filter Bisa Bantu Kurangi Risiko Katarak, Ini Kata Dokter
Sementara itu, lasik dilakukan untuk memperbaiki gangguan refraksi seperti rabun jauh atau silinder agar pasien dapat melihat lebih jelas tanpa bantuan kacamata.
Karena area tindakan medisnya berbeda, operasi lasik tidak menyebabkan kerusakan pada lensa mata yang dapat memicu katarak.
“Lasik itu yang disentuh cuma depannya saja. Istilahnya kita treatment di bagian jendela depan atau korneanya, sehingga minus dan silindernya hilang,” lanjutnya.
Katarak tetap bisa muncul seiring bertambahnya usia
Meski sudah menjalani operasi lasik, seseorang tetap memiliki kemungkinan mengalami katarak seiring bertambahnya usia. Hal ini karena proses penuaan alami tetap terjadi pada lensa mata.
Baca juga: 52,3 Persen Anak SD Sulit Beraktivitas karena Gangguan Penglihatan
“Seiring waktu, lensa yang enggak disentuh ini akan mengalami katarak dengan bertambahnya usia, paparan matahari, semua akan berpotensi katarak juga,” kata dr. Nina.
Selain faktor usia, paparan sinar ultraviolet dari matahari juga dapat mempercepat perubahan pada lensa mata. Maka, menjaga kesehatan mata tetap penting dilakukan meski seseorang sudah pernah menjalani lasik.
Pasien lasik umumnya memiliki minus tinggi yang membuat mereka lebih mudah menyadari perubahan pada penglihatan.
“Orang-orang yang dilasik itu umumnya punya minus yang cenderung tinggi, minus 6 atau minus 7 dan seterusnya yang sudah mengganggu kalau enggak pakai kacamata,” ujarnya.
Kondisi inilah yang sering memunculkan kesan bahwa lasik menyebabkan katarak muncul lebih cepat, padahal faktor utamanya adalah kondisi mata dan faktor genetik pasien itu sendiri.
Baca juga: Mengenal PRESBYOND, Lasik untuk Masalah Penglihatan Mata Tua
Pasien lasik tetap bisa menjalani operasi katarak
Masyarakat juga tidak perlu khawatir jika suatu saat mengalami katarak setelah pernah menjalani operasi lasik. Menurut dr. Nina, pasien tetap dapat menjalani operasi katarak seperti biasa.
“Jangan khawatir, orang yang sudah dilasik dan ada katarak tetap bisa di operasi katarak. Kemudian bisa ditanam lensa sesuai dengan kebutuhan matanya,” jelas dr. Nina.
Operasi katarak dilakukan dengan mengganti lensa mata yang keruh menggunakan lensa buatan agar penglihatan kembali lebih jelas.
Saat ini, teknologi operasi mata juga terus berkembang sehingga penanganan katarak pada pasien pasca-lasik dapat dilakukan dengan aman.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti secara medis.
Pemeriksaan mata secara rutin tetap menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan penglihatan dan mendeteksi gangguan mata sejak dini.
Baca juga: Jangan Dikucek, Ini Cara Aman Mengatasi Mata Kelilipan
Tag: #mitos #atau #fakta #operasi #lasik #bisa #mempercepat #risiko #katarak