Menhaj: Tempelan KBIHU di Arafah Sudah Dicopot, Diganti oleh Petugas Haji
Amirul Hajj sekaligus Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf (KOMPAS.COM/PYTHAG KURNIATI)
19:34
23 Mei 2026

Menhaj: Tempelan KBIHU di Arafah Sudah Dicopot, Diganti oleh Petugas Haji

- Amirul Hajj sekaligus Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf memastikan bahwa kertas yang ditempel oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di tenda Arafah telah dilepas.

Para petugas sudah diterjunkan untuk menertibkan tempelan pengkavlingan sepihak tersebut.

"Tempelan KBIH sudah dicopoti sudah diganti tempelan dari kita (Kementerian Haji dan Umrah)," kata Gus Irfan, kepada Tim Media Center Haji, di Kantor Daker Makkah, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Gus Irfan, operasi penertiban dilakukan secara masif setelah tim peninjau mendapati tempelan kertas 'ilegal' yang dipasang oleh KBIHU, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Kronologi Penemuan Firdaus, Jemaah Haji yang Hilang dan Wafat di Makkah

"Tadi malam ada operasi pembersihan," imbuh dia.

Petugas mengganti tempelan tersebut dengan kertas resmi Kemenhaj yang memuat kapasitas tenda dan data kloter.

"Minimal ada data kloter, nanti kita upayakan dengan nama-namanya (jemaah yang menempati tenda)," kata dia.

KBIHU nakal didata

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah RI Hasan Afandi mengungkapkan, kementerian telah mendata nama-nama KBIHU yang diduga melakukan penempelan kertas sepihak.

Hal itu dilakukan untuk memastikan mereka tidak lagi mengulangi pengkavlingan tenda sepihak.

Baca juga: Firdaus, Jemaah Haji dari Jakarta yang Hilang di Makkah Ditemukan Wafat

"Kami mencatat daftar nama KBIHU yang kemarin dilepas tanda-tandanya waktu kunjungan menteri dan wamen di Arafah," kata dia.

Sesuai instruksi menteri dan wakil menteri, KBIHU yang masih nekat akan ditindaktegas dan dicabut izinnya.

Hasan menegaskan, pembagian tenda adalah kewenangan Kementerian Haji dan Umrah RI.

"Jadi, tidak kemudian dikavling sepihak oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan daerah tertentu atau KBIHU tertentu," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengancam akan mencabut izin KBIHU nakal.

Tim Amirul Hajj juga merobek kertas-kertas yang diduga dipasang oleh KBIHU di tenda-tenda Arafah, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Jelang Puncak Haji, Layanan Bus Shalawat Dihentikan Sementara

"Ini ilegal ini (penempelan kertas tanpa izin), kan sudah ada standarnya, KBIH yang bandel izinnya kami copot. Yang enggak tertib, enggak nurut aturan kami cabut izinnya," kata Dahnil, saat meninjau Arafah bersama tim Amirul Hajj, Kamis (21/5/2026).

Tindakan mengkavling secara sepihak yang dilakukan oleh KBIHU ini dianggap dapat merugikan jemaah lainnya.

"Tahun kemarin ada jemaah yang tidak mendapatkan tenda karena perilaku seperti ini," ujar dia.

Tag:  #menhaj #tempelan #kbihu #arafah #sudah #dicopot #diganti #oleh #petugas #haji

KOMENTAR