Golongan Darah B Lebih Rentan Diabetes, Ini Penjelasannya
Ilustrasi golongan darah. Penelitian terbaru menemukan golongan darah B memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibanding golongan darah lain.(Gambar dibuat dengan AI)
19:54
30 Maret 2026

Golongan Darah B Lebih Rentan Diabetes, Ini Penjelasannya

Golongan darah tidak hanya berperan dalam transfusi, tetapi juga bisa berkaitan dengan risiko penyakit tertentu, termasuk diabetes tipe 2.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah B memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami diabetes dibandingkan golongan darah lain.

Temuan ini berasal dari studi besar yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Medicine pada 2024.

Baca juga: Rh Null, Golongan Darah Langka yang Hanya Dimiliki 50 Orang di Dunia

Hasil penelitian besar tentang golongan darah

Penelitian tersebut merupakan umbrella review, yaitu studi yang menggabungkan banyak penelitian sebelumnya.

Total ada 51 studi sistematis dengan 270 hubungan antara golongan darah dan berbagai penyakit yang dianalisis dalam penelitian ini.

Dari ratusan hubungan tersebut, hanya satu yang memiliki bukti paling kuat, yaitu hubungan antara golongan darah B dan diabetes tipe 2.

Artinya, dibandingkan faktor lain, hubungan ini dinilai paling konsisten dan dapat dipercaya berdasarkan data yang ada.

Baca juga: Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O, Benarkah?

Risiko diabetes pada golongan darah B

Ilustrasi diabetes. Penelitian terbaru menemukan golongan darah B memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibanding golongan darah lain.Freepik Ilustrasi diabetes. Penelitian terbaru menemukan golongan darah B memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibanding golongan darah lain.

Hasil analisis menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah B memiliki risiko sekitar 28 persen lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan golongan darah non-B.

Risiko ini berlaku untuk semua jenis golongan darah B, baik Rh positif maupun negatif. Namun, peneliti menegaskan bahwa angka tersebut tergolong peningkatan risiko yang kecil.

Faktor lain seperti pola makan, berat badan, dan aktivitas fisik tetap memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap risiko diabetes.

Sebagai contoh, gaya hidup kurang gerak dan konsumsi makanan tidak sehat dapat meningkatkan risiko lebih tinggi dibanding faktor golongan darah.

Baca juga: Menguak Hubungan Golongan Darah dan Risiko Stroke

Bagaimana golongan darah bisa memengaruhi tubuh?

Golongan darah ditentukan oleh antigen yang terdapat di permukaan sel darah merah. Antigen ini berupa molekul tertentu yang dapat memicu respons sistem imun.

Perbedaan antigen inilah yang diduga memengaruhi berbagai proses dalam tubuh, termasuk metabolisme.

Penelitian menunjukkan bahwa golongan darah dapat berhubungan dengan kadar protein tertentu dalam darah yang berkaitan dengan peradangan.

Selain itu, golongan darah juga diduga memengaruhi komposisi bakteri baik di usus.

Kondisi ini dapat berdampak pada cara tubuh mengolah gula dan energi, sehingga berpotensi memengaruhi risiko diabetes.

Baca juga: Di China Ditemukan Subtipe Golongan Darah P Baru

Tidak semua hubungan terbukti kuat

Dari 270 hubungan antara golongan darah dan penyakit yang dianalisis, sebagian besar tidak memiliki bukti kuat.

Banyak hasil penelitian sebelumnya dinilai lemah karena ukuran sampel kecil atau metode yang kurang konsisten.

Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara golongan darah dan penyakit masih menjadi bidang yang terus diteliti.

Peneliti juga menekankan bahwa golongan darah bukan penyebab langsung suatu penyakit.

Apa yang perlu dilakukan?

Temuan ini dapat membantu memahami faktor risiko, tetapi tidak boleh dijadikan patokan utama dalam menjaga kesehatan.

Orang dengan golongan darah B tetap dapat menurunkan risiko diabetes dengan menerapkan gaya hidup sehat. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Rutin berolahraga
  • Menjaga berat badan ideal
  • Membatasi makanan olahan dan tinggi gula

Kesimpulannya, golongan darah memang memiliki kaitan tertentu dengan risiko penyakit.

Namun, gaya hidup tetap menjadi faktor paling penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah diabetes tipe 2.

Baca juga: Inilah Golongan Darah yang Berisiko Terkena Serangan Jantung

Tag:  #golongan #darah #lebih #rentan #diabetes #penjelasannya

KOMENTAR