Dokter Tegaskan Latihan Angkat Beban Tak Membuat Anak Tumbuh Pendek
Latihan angkat beban kerap dianggap bikin anak tumbuh pendek. Dokter menegaskan anggapan itu keliru, asal dilakukan dengan dosis tepat.(freepik)
22:06
10 Februari 2026

Dokter Tegaskan Latihan Angkat Beban Tak Membuat Anak Tumbuh Pendek

Kekhawatiran orangtua terhadap latihan angkat beban pada anak masih kerap ditemui.

Banyak yang menganggap aktivitas tersebut dapat menghambat pertumbuhan tinggi badan dan membuat anak tumbuh lebih pendek.

Namun anggapan itu ditegaskan tidak benar oleh dokter spesialis kesehatan olahraga.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Andhika Raspati, Sp.KO mengatakan, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa latihan angkat beban dapat menghambat pertumbuhan tinggi badan anak.

Baca juga: Otot Dasar Panggul Lemah Bisa Sebabkan Gangguan Seksual

“Pengamatan saya banyak orang yang merasa dan punya stigma bahwa latihan beban akan bikin anak pendek, karena melihat atlet-atlet angkat beban atau besi itu pendek-pendek badannya, jadi langsung berasumsi. Padahal enggak,” kata dokter Andhika, dikutip dari ANTARA, Selasa (10/2/2026).

Menurut dr. Andhika, postur tubuh atlet angkat beban yang relatif lebih pendek lebih berkaitan dengan faktor efisiensi dan seleksi atlet.

Atlet dengan tubuh lebih pendek memiliki jarak angkatan yang lebih singkat dari lantai ke atas, sehingga dinilai lebih menguntungkan dalam cabang olahraga tersebut.

Padahal, kata Andhika, atlet angkat beban dengan postur lebih pendek memang dianggap lebih efisien karena jarak angkatan dari lantai ke atas lebih pendek.

Hal inilah yang membuat pelatih cenderung untuk merekrut atlet bertubuh pendek, bukan karena latihan beban membuat tubuh menjadi pendek.

Baca juga: Gangguan Otot dan Sendi, Keluhan Orang Modern yang Kebanyakan Duduk

Latihan Beban Justru Bermanfaat untuk Tulang Anak

Dokter lulusan pendidikan spesialis kedokteran olahraga Universitas Indonesia itu mengatakan latihan beban pada anak justru memiliki manfaat bagi pertumbuhan tulangnya agar bisa lebih kuat, padat, serta menopang tinggi badannya.

Faktor tinggi badan anak juga dipengaruhi oleh genetik dan pola hidup secara keseluruhan.

“Dengan porsi yang tepat justru memberikan latihan penguatan otot penguatan tulang buat anak bahkan dari mulai umur 8-9 tahun bagus. Tapi tadi dosisnya yang mesti diatur enggak bisa sama kayak kita yang sudah dewasa,” ungkapnya.

Baca juga: Masalah Sendi dan Otot Bisa Jadi Penyebab Nyeri Pinggang, Begini Penjelasannya

Latihan angkat beban kerap dianggap bikin anak tumbuh pendek. Dokter menegaskan anggapan itu keliru, asal dilakukan dengan dosis tepat.freepik Latihan angkat beban kerap dianggap bikin anak tumbuh pendek. Dokter menegaskan anggapan itu keliru, asal dilakukan dengan dosis tepat.

Bantu Cegah Cedera dan Optimalkan Massa Otot

Selain mendukung kekuatan tulang, latihan beban juga berperan dalam menjaga kesehatan otot dan mencegah cedera, terutama pada anak yang aktif berolahraga atau berlatih sebagai atlet.

“Makanya kenapa latihan beban itu juga bisa dipakai buat mengoptimalkan massa otot sama membantu buat mencegah cedera juga. Orang yang ototnya kuat itu enggak rentan cedera, dengan latihan otot, penguatan, stabilitas itu akan mengurangi risikonya,” imbuhnya.

Tag:  #dokter #tegaskan #latihan #angkat #beban #membuat #anak #tumbuh #pendek

KOMENTAR