Jus Jeruk Bermanfaat bagi Kesehatan Jantung, Ahli Jelaskan
Ilustrasi jus jeruk. Salah satu cara mengolah serabut putih pada jeruk adalah dengan membuatnya menjadi jus bersama daging buah jeruk.(Dok. Freepik/azerbaijan_stockers)
07:54
21 Januari 2026

Jus Jeruk Bermanfaat bagi Kesehatan Jantung, Ahli Jelaskan

- Jus jeruk bukan sekadar minuman segar yang kandungan vitaminnya tinggi, tetapi juga menyehatkan jantung.

Dikutip dari Medical News Today, Selasa (20/1/2026), penelitian terbaru dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research menemukan, mengonsumsi jus jeruk memengaruhi berbagai gen yang terlibat dalam fungsi fisiologis terkait kesehatan jantung.

Penulis utama studi tersebut, Layanne Nascimento Fraga, PhD, dari Food Research Center dan School of Pharmaceutical Sciences, University of São Paulo, Brasil, menjelaskan bahwa pendekatan penelitian ini berbeda dari studi sebelumnya.

“Apa yang unik dari studi kami adalah kami menggunakan pendekatan transkriptomik untuk mengevaluasi efek jus jeruk pada seluruh sistem metabolisme, sehingga kami dapat melihat bagaimana berbagai jalur biologis dimodulasi secara bersamaan," jelas Fraga.

Ia menambahkan, penelitiannya juga menemukan bahwa jus jeruk memperbaiki penanda kardio-metabolik utama, termasuk peradangan, stres oksidatif, tekanan darah, dan metabolisme lipid.

"Yang menunjukkan bahwa beberapa mekanisme bekerja secara bersamaan untuk menghasilkan manfaat kesehatannya," tutur Fraga.

Para peneliti mengidentifikasi 1.705 gen yang mengalami perubahan akibat konsumsi jus jeruk. Sebanyak 98 persen di antaranya mengalami penurunan aktivitas.

Jus jeruk dan kesehatan kardiovaskular

Jus jeruk dinilai mampu menurunkan aktivitas gen yang berkaitan dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini diketahui meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, hingga gagal jantung.

Selain itu, gen yang berperan dalam peradangan juga mengalami penurunan aktivitas. Peradangan sendiri bisa merusak pembuluh darah dan mempercepat pembentukan plak yang membuat pembuluh darah sempit.

Dalam waktu bersamaan, jus jeruk justru meningkatkan aktivitas gen yang berfungsi mengatur metabolisme lemak, sehingga tubuh dapat memproses dan menyimpannya dengan lebih efisien.

Bagaimana jus jeruk melindungi kesehatan jantung?

Ahli gizi kardiologi preventif, Michelle Routhenstein, MS, RD, CDCES, CDN mengatakan, sebelum studi tersebut, sejumlah uji klinis dan meta-analisis telah menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bersifat moderat, terutama pada orang dengan pra-hipertensi atau hipertensi tahap awal.

“Hal ini terjadi karena jus jeruk, terutama jika dikonsumsi setelah makan, meningkatkan kadar hesperetin dalam plasma, yaitu flavonoid yang dapat memperbaiki fungsi endotel dan reaktivitas mikrovaskular,” jelas Routhenstein.

Pandangan serupa disampaikan oleh ahli jantung sekaligus Vice President of Medical Affairs di Hello Heart, yaitu Jayne Morgan, MD,.

Menurut dia, selain jus jeruk, beberapa makanan lain juga berpotensi mendukung kesehatan kardiovaskular.

"Rempah-rempah dan herbal antiinflamasi, seperti kunyit dan bawang putih, serta chia seed, hemp seed, bit, dan jus bit, layak mendapat perhatian lebih, dalam penelitian molekuler," ucap Morgan.

Perlukah minum jus jeruk lebih banyak?

Meski temuan penelitian ini terbilang menjanjikan, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi jus jeruk tetap perlu dilakukan secara bijak. Morgan menegaskan bahwa prinsip moderasi tetap menjadi kunci.

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan gula. Hal ini berisiko memicu lonjakan insulin, kenaikan berat badan, hingga penumpukan lemak visceral, terutama pada perempuan perimenopause dan menopause.

Ahli kardiologi intervensi dan direktur medis untuk Structural Heart Program di MemorialCare Saddleback Medical Center, Cheng-Han Chen, juga menyarankan agar masyarakat tidak menggantungkan asupan buah hanya dari jus.

“Saya selalu merekomendasikan pasien untuk mengonsumsi buah utuh, termasuk jeruk, tetapi tidak terlalu mendorong konsumsi jus,” ujar dia.

Menurut Chen, proses pembuatan jus menghilangkan serat yang berperan penting dalam memperlambat penyerapan gula. Padahal, serat membantu menstabilkan kadar gula darah setelah konsumsi buah.

Manfaatnya berbeda berdasarkan tipe tubuh

Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa manfaat jus jeruk berbeda berdasarkan tipe tubuh. Pada individu dengan kelebihan berat badan, jus jeruk dinilai lebih optimal dalam membantu metabolisme lemak.

Sementara itu, pada orang dengan berat badan normal, efek penurunan peradangan sistemik terlihat lebih signifikan.

Morgan menyinggung temuan bahwa berat badan dapat memengaruhi respons tubuh terhadap manfaat nutrigenomik dari jus jeruk.

Menanggapi hal tersebut, Fraga menduga bahwa perbedaan respons ini berkaitan dengan karakteristik fisiologis masing-masing individu.

“Variasi respons berdasarkan tipe tubuh menunjukkan bahwa karakteristik metabolik individu, termasuk mikrobiota usus dan latar belakang genetik, dapat memengaruhi penyerapan, distribusi, dan aktivitas biologis senyawa bioaktif dalam jus jeruk,” jelas Fraga.

Ia menambahkan bahwa penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami bagaimana perbedaan fisiologis tersebut memengaruhi hasil yang diamati dalam studi ini.

Tag:  #jeruk #bermanfaat #bagi #kesehatan #jantung #ahli #jelaskan

KOMENTAR