



Resmi jadi Paslon Terpilih, Prabowo-Gibran Diingatkan Tantangan Global Kian Kompleks
- Setelah keluar keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Senin (22/4), pasangan Prabowo-Gibran resmi menjadi Presiden-Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029. Keduanya tinggal menunggu pelantikan pada Oktober mendatang. Sejumlah elemen menitipkan pesan kepada Prabowo-Gibran, bahwa tantangan global ke depan semakin komplek.
Pesan itu diantaranya disampaikan oleh Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar. Dia menyampaikan selamat kepada paslon Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka usai MK memutus perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024. Mereka siap mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan dan berharap akan membawa negara jauh lebih maju.
"Kami mengucapkan selamat kepada Prabowo-Gibran yang secara sah telah ditetapkan sebagai paslon terpilih usai putusan PHPU di Mahkamah Konstitusi," katanya.
Seperti diketahui, MK telah menolak seluruh gugatan yang diajukan paslon 01 dan 03. Semar berharap Prabowo dan Gibran akan membawa Indonesia jadi negara yang jauh lebih maju. Serta masyarakatnya semakin sejahtera.
Selain itu, Semar juga memberikan apresiasi kepada seluruh hakim Mahkamah Konstitusi yang telah melakukan persidangan dengan sangat transparan dan memutus dengan seadil-adilnya. Dia menjelaskan bahwa putusan MK bersifat final dan mengikat.
Mereka menghormati sidang MK yang telah melakukan persidangan dengan sangat transparan dan memutuskan sengketa pilpres dengan sangat adil. Semar juga berharap seluruh komponen bangsa dan elit politik kembali bersatu dan menyongsong tantangan bangsa ke depan secara bersama-sama.
"Mari kita rajut kembali persatuan bangsa untuk bersama-sama menghadapi tantangan bangsa ke depan yang jauh lebih komplek," tuturnya.
Terutama situasi global saat ini yang sedang tidak menentu sehingga perlu stabilitas nasional yang kuat. Baik dari aspek politik maupun stabilitas ekonominya.
Tag: #resmi #jadi #paslon #terpilih #prabowo #gibran #diingatkan #tantangan #global #kian #kompleks