Usai BI Rate Naik 75 Bps, Bank Masih Tahan Kenaikan Bunga KPR
Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate terbaru sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode 19-20 Mei 2026.(Laman resmi Bank Indonesie (BI), bi.go.id)
17:24
11 Juni 2026

Usai BI Rate Naik 75 Bps, Bank Masih Tahan Kenaikan Bunga KPR

- Sejumlah bank masih menahan kenaikan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) meskipun Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 75 basis poin (bps) sejak 20 Mei 2026.

Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengatakan, biaya dana (cost of fund) perbankan mulai meningkat seiring kenaikan suku bunga acuan. Namun, mayoritas bank masih menahan kenaikan bunga KPR.

"Saat ini mayoritas bank masih menahan atau sangat berhati-hati dalam menaikkan bunga floating KPR mereka meskipun cost of fund telah meningkat," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Baca juga: Saham Bank Rebound Usai BI Rate Naik, Analis: Tekanan Belum Berakhir

Dia menjelaskan, bank umumnya tidak akan langsung meneruskan seluruh kenaikan BI Rate ke bunga KPR untuk menjaga kualitas kredit dan kemampuan bayar debitur.

Penyesuaian bunga kemungkinan akan dilakukan secara bertahap agar tidak membebani nasabah secara berlebihan terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

Myrdal mengatakan, strategi menahan kenaikan bunga KPR itu umumnya akan dievaluasi dalam tiga hingga enam bulan ke depan.

"Sampai kapan ditahan? Strategi menahan ini biasanya akan dievaluasi dalam 3 hingga 6 bulan ke depan, bergantung pada seberapa cepat likuiditas mengetat (rasio LDR bank) dan langkah kompetitor," ungkapnya.

Baca juga: Saham Bank Rebound Usai BI Rate Naik, Analis: Tekanan Belum Berakhir

Myrdal menyebut, masyarakat kelas menengah akan menjadi kelompok yang paling terdampak kenaikan bunga KPR. Sebab untuk masyarakat kelas bawah biasanya menggunakan skema KPR subsidi.

"Segmen menengah yang cicilan KPR-nya memasuki masa floating akan merasakan tekanan ganda: inflasi, berkurangnya daya beli, dan potensi kenaikan cicilan bulanan," tukasnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2026 BI telah menaikkan BI rate sebanyak dua kali yakni pada 20 Mei sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen dan sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen pada 9 Juni.

Tag:  #usai #rate #naik #bank #masih #tahan #kenaikan #bunga

KOMENTAR