Optimalisasi Aset Negara, PPK Kemayoran Revitalisasi Lapangan Golf
- Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) terus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara melalui revitalisasi Golf Bandar Kemayoran yang kini bertransformasi menjadi Kemayoran Indah Golf.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan Kemayoran sekaligus upaya meningkatkan nilai ekonomi aset negara dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara, PPK Kemayoran mengelola berbagai aset negara di kawasan eks Bandara Kemayoran. Revitalisasi lapangan golf dilakukan melalui kerja sama pengelolaan dengan PT Accola Hotel Indonesia yang dimulai pada Desember 2025.
Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan mengatakan, revitalisasi tersebut merupakan bagian dari transformasi kawasan untuk memastikan aset negara memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maupun negara.
Baca juga: Setahun Danantara, Prabowo Tekankan Tata Kelola Aset Negara dan Komitmen untuk Generasi Masa Depan
"Sebagai pengelola kawasan, PPK Kemayoran memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aset negara yang berada di bawah pengelolaan kami dapat memberikan manfaat optimal, baik bagi masyarakat maupun negara. Revitalisasi ini merupakan bagian transformasi untuk mewujudkan Kemayoran sebagai kawasan yang semakin hidup, modern, dan memiliki daya saing tinggi," ujar Teddy dalam keterangan tertulis Rabu (2026/2026).
Menurut dia, PPK Kemayoran dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan pembenahan kawasan melalui pengembangan ruang terbuka publik, peningkatan kualitas infrastruktur, penataan lingkungan, pengembangan kawasan olahraga, serta penguatan ekosistem bisnis dan hunian yang saling terintegrasi.
Teddy menjelaskan, revitalisasi Kemayoran Indah Golf tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai upaya optimalisasi aset negara yang diharapkan dapat meningkatkan kontribusi ekonomi kawasan.
Revitalisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan aset negara sekaligus mendorong peningkatan PNBP. Selain itu, proyek ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik kawasan Kemayoran dan menciptakan aktivitas ekonomi baru.
Pengembangan kawasan ini sejalan dengan tren mixed-use development atau kawasan terpadu yang mengintegrasikan fungsi hunian, olahraga, bisnis, ruang terbuka hijau, dan rekreasi dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan konsep tersebut, Kemayoran diharapkan berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang hidup yang nyaman bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Accola Hotel Indonesia Haryadi mengatakan, revitalisasi yang sedang dilakukan akan mengembangkan Kemayoran Indah Golf sebagai bagian dari ekosistem sport tourism, destinasi gaya hidup, dan pusat aktivitas masyarakat.
PPK Kemayoran revitalisasi Golf Bandar Kemayoran dalam rangka optimalisasi aset negaraUntuk mendukung proses pembangunan, operasional Kemayoran Indah Golf akan ditutup sementara hingga akhir 2027.
"Masa penutupan diperlukan agar peningkatan fasilitas dan penataan operasional dapat berjalan optimal sesuai rencana pengembangan," kata Haryadi.
Ia meyakini transformasi tersebut akan menghadirkan fasilitas golf bertaraf internasional yang dilengkapi berbagai sarana penunjang modern serta memperkuat posisi Kemayoran sebagai salah satu destinasi sport tourism nasional.
Teddy menambahkan, revitalisasi Kemayoran Indah Golf merupakan bagian dari visi jangka panjang PPK Kemayoran untuk memperkuat peran kawasan sebagai pusat aktivitas yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Menurut dia, transformasi yang dilakukan saat ini bertujuan menghadirkan kawasan yang mampu mengakomodasi kebutuhan olahraga, hunian, dan bisnis dalam satu kawasan modern.
Melalui berbagai program revitalisasi dan pengembangan aset yang dijalankan, PPK Kemayoran menargetkan kawasan tersebut menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta sekaligus ruang publik yang memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan negara.
Baca juga: Dampak Banjir Sumatera, Nilai Pertanggungan Klaim Aset Negara Tembus Rp 6,48 Triliun
Tag: #optimalisasi #aset #negara #kemayoran #revitalisasi #lapangan #golf