Cadangan Devisa RI Makin Turun ke 144,9 Miliar Dollar AS
Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate terbaru sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode 19-20 Mei 2026.(Laman resmi Bank Indonesie (BI), bi.go.id)
10:52
8 Juni 2026

Cadangan Devisa RI Makin Turun ke 144,9 Miliar Dollar AS

Cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penurunan pada akhir Mei 2026.

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia turun menjadi 144,9 miliar dollar AS per Mei 2026. Nilainya berkurang dari bulan lalu yang sebesar 146,2 miliar dollar AS.

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat 144,9 miliar dollar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir April 2026," kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Ekspor Satu Pintu: Kelola Devisa Tanpa Gerus Kepercayaan Dunia Usaha

Denny menjelaskan, penurunan cadangan devisa disebabkan oleh penerbitan surat utang global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta stabilisasi nilai tukar rupiah.

Cadangan devisa per Mei 2026 setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini jauh di atas ambang batas kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujar Denny.

Baca juga: Misbakhun: Tata Kelola Ekspor SDA Penting untuk Pertebal Cadangan Devisa

BI memperkirakan posisi ini akan tetap memadai dalam beberapa waktu ke depan. Optimisme itu didorong oleh aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tutupnya.

Tag:  #cadangan #devisa #makin #turun #1449 #miliar #dollar

KOMENTAR