Waspada, Nomor Palsu Call Center Bank Bisa Jadi Modus Penipuan
Di era digital, banyak orang mengandalkan mesin pencari untuk menemukan berbagai informasi, termasuk nomor call center bank.
Dalam situasi mendesak, seperti menghadapi kendala transaksi, langkah tersebut kerap menjadi pilihan paling cepat untuk mendapatkan bantuan. Apalagi, jika nomor tersebut muncul di situs instansi resmi, kepercayaan biasanya datang tanpa banyak pertanyaan.
Namun, rasa aman itu kini justru mulai dimanfaatkan. Di balik tampilan yang terlihat kredibel, nomor layanan nasabah yang tercantum bisa saja bukan nomor resmi bank yang sebenarnya.
Fenomena itu bukan sekadar kekhawatiran. Belakangan, ditemukan munculnya nomor customer service palsu yang mengatasnamakan bank dan muncul di situs web instansi resmi yang terindikasi dimanfaatkan untuk melakukan penipuan.
Sekilas informasi tersebut terlihat meyakinkan, padahal nomor tersebut bukan nomor resmi bank.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah beredarnya nomor yang mengatasnamakan layanan Halo BCA.
Baca juga: Jangan Tertipu! Modus Fake BTS Bisa Bobol Rekening, Segera Ubah Pengiriman OTP di myBCA
Terlihat resmi, padahal palsu
Modus mencantumkan nomor Halo BCA palsu di web instansi itu memanfaatkan kebiasaan masyarakat yang kerap mencari nomor call center melalui internet.
Ketika korban menemukan nomor yang terlihat valid, terlebih jika tercantum di situs web yang tampak kredibel, mereka cenderung langsung menghubungi tanpa melakukan verifikasi lebih lanjut.
Contoh website instansi yang terdapat nomor Halo BCA palsu.
Dalam praktiknya, jika korban menghubungi nomor palsu tersebut, akan diarahkan ke nomor WhatsApp palsu. Tujuannya, untuk menggali data sensitif milik korban, seperti kode one-time password (OTP), PIN, atau informasi kartu
Perpindahan kanal itu menjadi titik krusial karena interaksi bisa menjadi lebih intens dan sulit diverifikasi keasliannya.
Jangan asal percaya hasil pencarian di internet
Selain memahami modus penipuan, nasabah juga perlu lebih teliti saat mencari kontak layanan bank. BCA mengingatkan agar tidak mudah percaya dengan nomor yang ditemukan melalui mesin pencari atau situs pihak ketiga, terutama jika menggunakan nomor pribadi, seperti WhatsApp, dan tidak tercantum di kanal resmi.
Untuk memastikan keaslian nomor call center, berikut adalah kanal resmi layanan Halo BCA yang dapat digunakan.
- Nomor Halo BCA: 1500888 (tanpa awalan 021, +62, atau lainnya).
- Halo BCA Bisnis: 1500998 (khusus kebutuhan bisnis).
- WhatsApp Halo BCA: 08111500998, dengan tanda centang biru (verified) di samping nama atau nomor kontak, bukan di dalam foto profil.
- Aplikasi resmi: haloBCA yang hanya dapat diunduh melalui App Store atau Google Play.
Baca juga: Waspada Phishing, Ancaman Nyata bagi Nasabah Bisnis Pengguna KlikBCA
Jika menemukan nomor dengan format berbeda atau tanpa ciri keaslian tersebut, besar kemungkinan nomor tersebut merupakan penipuan yang mengatasnamakan BCA.
Cara melaporkan nomor palsu mengatasnamakan BCA
Ikuti langkah pelaporan berikut yang bisa menjadi upaya penting untuk mencegah korban lain.
1. Melaporkan website secara mandiri
Pengguna dapat melaporkan konten tidak akurat melalui mesin pencari dengan cara sebagai berikut.
- Klik ikon titik tiga di samping alamat website pada hasil pencarian.
- Pilih menu Feedback.
- Klik “Inaccurate Content”.
- Ikuti instruksi hingga laporan terkirim.
2. Melalui platform “Lapor Bareng BCA”
Lapor Bareng BCA merupakan platform resmi dari Bank BCA yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan akun palsu, iklan palsu, atau situs palsu, hanya untuk modus penipuan mengatasnamakan BCA di media sosial ataupun internet. Sedangkan, untuk laporan penipuan lainnya bisa menghubungi Halo BCA 1500888.
Langkah pelaporannya sebagai berikut.
- Kunjungi situs Lapor Bareng BCA (https://laporbareng.bca.co.id/).
- Pilih menu “Laporkan sekarang”.
- Tentukan kategori laporan (WhatsApp, Instagram, Facebook, TikTok, dan lainnya).
- Masukkan informasi terkait akun atau konten yang dilaporkan.
- Sertakan kronologi singkat.
- Kirim laporan untuk ditindaklanjuti.
Laporan yang masuk akan diproses untuk penanganan lebih lanjut, seperti take down atau pelaporan ke instansi terkait.
Baca juga: Panduan Lengkap Bikin BCA ID agar Bisa Akses myBCA
Perkembangan modus kejahatan digital tersebut menunjukkan bahwa penipuan tidak lagi hanya mengandalkan panggilan acak, tetapi juga memanfaatkan celah kepercayaan di ruang digital.
Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama. Memastikan sumber informasi dan memahami batasan data yang boleh dibagikan dapat menjadi langkah sederhana, tetapi penting untuk menghindari risiko kejahatan siber yang semakin kompleks.
Jika membutuhkan bantuan, nasabah disarankan untuk langsung mengunjungi situs resmi BCA ataupun menghubungi Halo BCA melalui aplikasi haloBCA.
Untuk mengetahui informasi lebih lengkap cek di sini.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of
Follow our mission at
sustainabilityimpactconsortium.asia
Tag: #waspada #nomor #palsu #call #center #bank #bisa #jadi #modus #penipuan