Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas hingga 2035, Jaga Produksi Pupuk
Ilustrasi: Gudang pupuk Pabrik Petrokimia Gresik(Dok. PT Pupuk Indonesia)
19:32
22 Mei 2026

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas hingga 2035, Jaga Produksi Pupuk

– PT Petrokimia Gresik memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang guna mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) itu berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD.

Baca juga: Biaya Pupuk dan BBM Naik, Peremajaan Sawit Malaysia Melambat

Ilustrasi pupuk NPK. SHUTTERSTOCK/CRINIGER OLIO Ilustrasi pupuk NPK.

Tambahan pasokan tersebut ditujukan untuk memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga tahun 2035.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH.

Gas jadi bahan baku utama produksi pupuk

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi dalam siaran pers, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Rupiah Melemah Tajam, Harga Pupuk Subsidi Nasional Ikut Naik?

Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik memperkuat kepastian pasokan gas guna mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Sementara itu, penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd disebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Sebanyak 441.581 ton pupuk bersubsidi disiapkan PT Petrokimia Gresik menyambut musim tanam Oktober-Maret (Okmar).Dok. Petrokimia Gresik Sebanyak 441.581 ton pupuk bersubsidi disiapkan PT Petrokimia Gresik menyambut musim tanam Oktober-Maret (Okmar).

Dinilai penting untuk stabilitas produksi pupuk

Petrokimia Gresik menyebut kerja sama tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan.

Menurut Daconi, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.

Baca juga: Lima Negara Minta Pupuk Indonesia, Prabowo: Kita Punya Mentan Hebat

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

Kerja sama dengan HCML dan PC Ketapang II

PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob bersama General Manager HCML Wang Kaifei yang diwakili oleh VP Marketing, Legal, and Business Support HCML Wahyudin Sunarya.

Sementara itu, HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd Yuzaini Md Yusof.

Tag:  #petrokimia #gresik #perkuat #pasokan #hingga #2035 #jaga #produksi #pupuk

KOMENTAR