Gandeng BRIN, Semen Indonesia Manfaatkan Riset untuk Produk Rendah Karbon
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (kiri) menyerahkan cendera mata kepada Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026).(Dok. Semen Indonesia)
17:44
22 Mei 2026

Gandeng BRIN, Semen Indonesia Manfaatkan Riset untuk Produk Rendah Karbon

- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berupaya untuk terus berinovasi menghadirkan solusi produk bahan bangunan dan layanan yang aplikatif berbasis riset.

Inisiatif tersebut direalisasikan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam kerja sama riset, invensi, dan inovasi di bidang industri semen dan turunannya.

Direktur Utama Semen Indonesia (SIG) Indrieffouny Indra mengatakan, riset adalah kunci untuk menghadirkan produk material bangunan yang unggul dan berkelanjutan guna menjawab tantangan dan kebutuhan di sektor konstruksi yang semakin berkembang.

"Oleh karena itu SIG berkolaborasi dengan berbagai pihak yang relevan, termasuk BRIN, untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang semen dan produk turunannya," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Pemerintah Ingin Ubah Gunungan Sampah Jadi BBM, TNI dan BRIN Ikut Terlibat

Ia menambahkan, lingkup kerja sama antara SIG dan BRIN ini meliputi kegiatan riset untuk menciptakan inovasi produk semen dan turunannya yang bersifat aplikatif.

Dua entitas ini juga bekerja sama untuk pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana sesuai dengan kegiatan riset serta advokasi kebijakan untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan.

Kerja sama ini juga akan memberikan solusi produk dan jasa yang mendukung pemulihan ekonomi nasional dan respons terhadap aspek perubahan iklim serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

"Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan. Langkah ini juga selaras dengan strategi transformasi SIG untuk mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio yang tengah fokus dijalankan oleh Perusahaan," kata Indra.

Indra menjelaskan, penandatanganan nota kesepahaman dengan BRIN ini adalah perpanjangan dari nota kesepahaman yang telah dilakukan pada Juli 2023.

Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah melakukan sejumlah riset, di antaranya pengembangan high performance concrete dengan semen hidraulis, self healing concrete untuk pencegahan dan perbaikan keretakan beton, chemical additives untuk semen dan beton;

serta pengembangan beton hijau untuk infrastruktur kawasan pesisir dan laut.

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian berharap, kualitas riset dan inovasi tersebut dapat ditingkatkan dan memberikan dampak positif.

Ia menjelaskan, BRIN Goes To Industry berperan sebagai wadah komunikasi bagi para pemangku kepentingan, baik dunia industri, lembaga, regulator, hingga masyarakat, untuk bertukar informasi tentang produk hasil riset dan inovasi.

BRIN Goes To Industry merupakan implementasi arah kebijakan dan strategi RPJMN 2025-2029, di mana BRIN berkontribusi pada prioritas pembangunan nasional melalui penguatan riset dan inovasi, dan berorientasi pada harmoni antara manusia, lingkungan, alam dan budaya, serta mendorong kehidupan sosial yang inklusif dan toleran,” tutup Amarulla.

Baca juga: Kereta Api Angkut 752.852 Ton Semen, Distribusi Bangunan Makin Lancar

Tag:  #gandeng #brin #semen #indonesia #manfaatkan #riset #untuk #produk #rendah #karbon

KOMENTAR