BTN Belum Naikkan Bunga KPR meski BI Rate Naik
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu saat konferens pers di Menara I BTN, Jakarta, Rabu (15/4/2026).(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)
14:20
22 Mei 2026

BTN Belum Naikkan Bunga KPR meski BI Rate Naik

 Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon Napitupulu, mengatakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sudah diperkirakan sebelumnya.

Menurut Nixon, keputusan tersebut menjadi langkah bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Kenaikan BI Rate dinilai bukan hal mengejutkan karena menjadi salah satu instrumen untuk menahan tekanan terhadap rupiah.

“Kita sudah duga pasti naik karena memang menjaga stabilisasi moneter dan nilai tukar. Saya malah memprediksi 50 basis point dan ternyata keluarnya 50,” ujar Nixon kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: BTN dan KAI Siapkan Skema FLPP, Bangun 5.400 Hunian TOD

Nixon menjelaskan kenaikan suku bunga acuan lazim dilakukan bank sentral untuk mengendalikan nilai tukar saat pasar keuangan global tertekan.

Meski begitu, BTN belum melakukan penyesuaian bunga kredit, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Dampaknya ke kredit kita belum pikirin. Belum ada adjustment bunga, enggak usah khawatir,” kata dia.

BTN juga masih meninjau dampak kenaikan BI Rate terhadap bunga deposito. Nixon mengatakan perubahan bunga simpanan biasanya tidak terjadi langsung.

“Kedua dampaknya ke deposito juga kita lagi review dan biasanya enggak langsung juga sesuai jatuh temponya deposito,” ujarnya.

Baca juga: BTN-KAI Siapkan Hunian Dekat Stasiun, Manggarai Bakal Jadi “Kota Baru” Jakarta

Nixon memperkirakan transmisi kenaikan BI Rate ke sektor perbankan umumnya mulai terasa dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Biasanya sih tiga bulanan,” kata dia.

Namun, dampak kenaikan suku bunga terhadap kredit perumahan BTN dinilai relatif lebih terbatas.

Mayoritas produk KPR BTN menggunakan skema bunga tetap atau fixed rate.

Nixon mengatakan kontrak KPR BTN umumnya sudah mengatur pola bunga sejak awal. Karena itu, bunga KPR tidak langsung mengikuti perubahan suku bunga pasar.

BTN juga telah memasukkan asumsi kenaikan suku bunga dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sejak awal tahun.

Asumsi internal BTN bahkan lebih tinggi dibanding realisasi kenaikan BI Rate saat ini.

“Kita dari awal juga memprediksi 0,25 lebih tinggi dari realisasi hari ini. Jadi kita masih ada space 25 basis point,” kata Nixon.

Menurut Nixon, dampak kenaikan suku bunga belum tentu dirasakan merata pada seluruh segmen simpanan dan kredit.

Tekanan tiap kelompok nasabah berbeda.

“Belum tentu semua naik karena yang bawah-bawah dengan yang atas-atas tekanannya beda biasanya,” ujar Nixon.

Sebelumnya, BI menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin dari 4,75 persen menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur BI periode Mei 2026.

Suku bunga deposit facility ikut naik 50 basis poin menjadi 4,25 persen.

Suku bunga lending facility juga naik 50 basis poin menjadi 6 persen.

Tag:  #belum #naikkan #bunga #meski #rate #naik

KOMENTAR