China dan Indonesia Perkuat Kolaborasi Sektor Energi
- Pemerintah Provinsi Shanxi, China, memperkuat penjajakan kerja sama energi dengan Indonesia melalui kunjungan delegasi ekonomi dan perdagangan ke Jakarta pada 10-12 Mei 2026 lalu.
Kunjungan tersebut dilakukan di tengah upaya kedua negara memperluas kolaborasi sektor energi, termasuk pengembangan teknologi energi baru dan transformasi industri.
Delegasi yang dipimpin Departemen Perdagangan Provinsi Shanxi memanfaatkan Indonesia International Coal & Energy Industry Expo untuk mempromosikan industri energi Shanxi sekaligus memperkenalkan China (Taiyuan) International Energy Industry Expo 2026.
Baca juga: Konflik Iran Ubah Jalur Energi Dunia, UEA Percepat Pipa Minyak Baru
Ilustrasi batu bara, pertambangan batu bara.
Berdasarkan siaran pers yang diterima, Kamis (21/5/2026), langkah tersebut dilakukan untuk membantu perusahaan-perusahaan Shanxi memperluas koneksi dengan pasar internasional serta menangkap peluang baru dalam kerja sama global.
Delegasi memanfaatkan platform Indonesia International Coal & Energy Industry Expo untuk mempromosikan keunggulan inti industri energi Shanxi serta melakukan promosi untuk China (Taiyuan) International Energy Industry Expo 2026, sehingga semakin meningkatkan pengaruh internasional merek energi Shanxi dan pameran tersebut.
China (Taiyuan) International Energy Industry Expo disebut telah diselenggarakan sebanyak 10 kali dan berkembang menjadi salah satu ajang penting bagi pelaku industri energi domestik maupun internasional untuk memamerkan produk, teknologi, dan inovasi terbaru di sektor energi.
Pada 2026, pameran mencakup teknologi transformasi energi, inovasi sains dan teknologi, energi terpadu, peralatan pintar, hingga energi baru.
Baca juga: IMF Ingatkan Risiko Subsidi Energi dan Pangan Berlebihan
Berbagai teknologi yang ditampilkan meliputi tenaga angin, tenaga surya, penyimpanan energi, hidrogen, digitalisasi tambang batu bara, tambang pintar berbasis 5G, serta operasi dan pemeliharaan digital peralatan energi.
Ilustrasi pertambangan.
Selain pameran teknologi, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah kegiatan tematik yang melibatkan para profesional industri energi global untuk membahas perkembangan dan masa depan sektor energi.
Provinsi Shanxi dikenal sebagai salah satu basis energi utama di China.
Wilayah tersebut merupakan provinsi percontohan pertama di China untuk reformasi komprehensif revolusi energi di seluruh wilayah provinsi.
Baca juga: MedcoEnergi Garap Blok Migas Nawasena, Jadi Andalan Baru Ketahanan Energi RI
Provinsi Shanxi memiliki cadangan batu bara besar dengan kualitas tinggi dan jenis yang lengkap.
Selain batu bara, wilayah tersebut juga memiliki sumber daya lain seperti gas metana batu bara dan bauksit yang mendukung diversifikasi pengembangan industri energi.
Pemerintah Shanxi juga menilai Indonesia sebagai mitra strategis dalam kerja sama Belt and Road Initiative karena memiliki sumber daya batu bara melimpah dan fondasi industri energi yang kuat.
Selama berada di Indonesia, delegasi Shanxi juga melakukan penelitian terhadap operasional perusahaan-perusahaan Shanxi di luar negeri.
Baca juga: Listrik Hanya 30 Menit Per Hari: Krisis Energi Parah di Kuba
Mereka turut mengunjungi lembaga pemerintah Indonesia, asosiasi bisnis, dan sejumlah perusahaan energi utama.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Shanxi juga mengundang mitra dari Indonesia untuk datang ke Shanxi guna menjajaki peluang transformasi energi dan memperkuat kerja sama ekonomi kedua wilayah.