IHSG Merosot 3,76 Persen, Saham DSSA, TPIA, AMMN Kena ARB
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan sesi satu, Senin (18/5/2026). Indeks anjlok 3,76 persen ke level 6.470.
Tekanan jual melanda mayoritas saham di bursa, terutama pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) ambles 15 persen, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 14,9 persen, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga merosot 14,9 persen.
Baca juga: IHSG Anjlok 3,76 Persen pada Sesi I, Lolos dari Trading Halt
ilustrasi IHSG turun, IHSG hari ini. IHSG hari ini dibuka melemah.
Selain itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tekanan besar setelah terkoreksi 12,1 persen pada perdagangan sesi pertama.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham DSSA ambruk 14,98 persen atau turun 155 poin ke level Rp 880 dan langsung terkunci di zona auto rejection bawah (ARB).
Saham DSSA dibuka di posisi Rp 945 dan sempat berada di angka tertinggi yang sama sebelum akhirnya jatuh ke area terendah sekaligus batas ARB di Rp 880.
Nilai transaksi saham DSSA mencapai Rp 102,99 miliar dengan volume perdagangan sekitar 1,17 juta lot.
Baca juga: IHSG Merosot Tajam, Sentimen Global dan Rupiah Jadi Beban
Tekanan serupa juga terjadi pada saham TPIA.
Saham emiten petrokimia ini merosot 14,88 persen atau turun 640 poin ke posisi Rp 3.660.
Saham ini dibuka di angka Rp 3.700 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp 3.790 sebelum akhirnya terseret ke batas ARB di level 3.660.
Nilai transaksi saham TPIA sebesar Rp 175,49 miliar dengan volume perdagangan 475.710 lot.
Ilustrasi pasar saham.
Baca juga: IHSG Anjlok 4,35 Persen, Asing Jual Masif Saham Big Caps
Saham AMMN juga terperosok tajam setelah turun 14,86 persen atau melemah 550 poin ke Rp 3.150.
Saham AMMN dibuka di Rp 3.580 dan sempat bergerak di area tertinggi Rp 3.590, sebelum akhirnya menyentuh level ARB di Rp 3.150.
Nilai transaksi saham AMMN mencapai Rp 325,06 miliar dengan volume perdagangan sekitar 1,01 juta lot.
Selain saham yang terkunci ARB, tekanan besar juga terjadi pada saham MDKA.
Baca juga: IHSG Anjlok 4,64 Persen Jelang Penutupan Sesi 1, Ini Penyebabnya
Saham MDKA anjlok 12,09 persen atau turun 330 poin ke level Rp 2.400.
Saham MDKA dibuka di posisi Rp 2.730 dan sempat menyentuh titik terendah di Rp 2.350, sebelum sedikit memangkas pelemahannya menjelang akhir sesi pertama.
Pelemahan juga terjadi di seluruh indeks sektoral yang bergerak di zona merah pada siang hari ini.
Sektor basic dan transportasi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam dibandingkan sektor lainnya.
Baca juga: IHSG Anjlok 4,30 Persen dalam 1,5 Jam, Pasar Waspadai Trading Halt
Secara agregat, IHSG dibuka di 6.628,976 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.631,282.
Namun tekanan jual yang deras membuat indeks terjun hingga menyentuh level 6.398,786, sebelum memangkas sebagian pelemahannya menjelang penutupan sesi pertama.
Mayoritas saham bergerak di zona merah.
Sebanyak 682 saham melemah, 84 saham menguat dan 52 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Anjlok 3,8 Persen, Efek MSCI dan FTSE Russell Tekan Pasar
Aktivitas perdagangan berlangsung ramai dengan volume transaksi mencapai 21,558 miliar saham.
Nilai transaksi atau turnover menyentuh Rp 11,960 triliun dengan frekuensi perdagangan 1.728.389 kali transaksi.
Di kawasan Asia, mayoritas bursa saham utama juga ditutup melemah.
Sentimen negatif dipicu meningkatnya tensi geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran di tengah mandeknya negosiasi damai antara kedua negara.