Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini
Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5) yang menanggapi santai pelemahan rupiah karena dinilai tidak berdampak langsung pada masyarakat desa. Foto Antara.
12:23
18 Mei 2026

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Mata uang Garuda kembali tak bertenaga. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus merosot hingga melewati level psikologis barunya. Melansir data Reuters pada Senin (18/5/2026) pukul 10.50 WIB, rupiah terjerembab ke posisi Rp 17.645 per dolar AS, melemah 1,17% dari hari sebelumnya. Angka ini resmi menjadi level terlemah sepanjang sejarah (all-time low) rupiah di pasar spot secara intraday.

Jika ditarik sejak awal tahun (year-to-date), rupiah sudah keok 5,99%. Sementara sejak era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dimulai pada Oktober 2024 lalu, mata uang Indonesia ini tercatat sudah menyusut hingga 12% dari kisaran Rp 15.400-an.

Pelemahan tajam ini dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Ketegangan geopolitik yang membara di Timur Tengah membuat investor global panik dan berbondong-bondong menyelamatkan dana mereka ke aset aman (safe haven), utamanya dolar AS.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak mentah dunia memperparah keadaan. Indonesia, yang saat ini berstatus sebagai negara importir minyak net dengan kebutuhan 1,5 juta barel per hari, terpaksa harus merogoh kocek dolar lebih dalam.

"Dengan kenaikan harga minyak mentah yang cukup signifikan dan indeks dolar yang menguat, kebutuhan dolar dari Indonesia menjadi sangat tinggi," ujar Ibrahim Assuaibi, Pengamat Komoditas dan Mata Uang.

Selain faktor eksternal, kondisi internal turut memperkeruh suasana. Pasar merespons negatif pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5) yang menanggapi santai pelemahan rupiah karena dinilai tidak berdampak langsung pada masyarakat desa. Komentar yang dianggap 'nyeleneh' ini justru menjadi bumerang di pasar keuangan.

"Pernyataan Presiden Prabowo ini dijadikan alasan oleh para investor di pasar untuk melakukan aksi beli dolar, sehingga rupiah terus mengalami pelemahan yang cukup signifikan," tutur Ibrahim.

Ibrahim menilai pemerintah seharusnya memberikan strategi konkret untuk menenangkan pasar, bukan sekadar melempar seloroh. Beberapa langkah yang dinilai mendesak antara lain adalah penjelasan mengenai manajemen krisis energi, serta percepatan implementasi program biodiesel B50 sebagai pendamping bahan bakar fosil demi menekan impor minyak.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #ucapan #prabowo #cukup #buat #rupiah #cetak #rekor #terburuk #sepanjang #sejarah #hari

KOMENTAR