Nintendo Raup Untung Besar dari Switch 2, Harga Konsol Ikut Naik
Ilustrasi Nintendo Switch 2.(Nintendo)
10:32
10 Mei 2026

Nintendo Raup Untung Besar dari Switch 2, Harga Konsol Ikut Naik

- Nintendo membukukan lonjakan laba tahunan pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Kinerja perusahaan terdorong tingginya penjualan konsol Switch 2 dan game baru dari waralaba andalannya.

Perusahaan video game asal Jepang itu mencatat laba bersih 424 miliar yen atau sekitar 2,7 miliar dollar AS.

Nilainya setara sekitar Rp 46,92 triliun, dengan kurs Rp 17.377 per dollar AS.

Angka tersebut naik 52 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai hampir 279 miliar yen.

Penjualan tahunan Nintendo juga melonjak 99 persen menjadi 2,3 triliun yen atau sekitar 15 miliar dollar AS atau setara Rp 260,65 triliun.

Permintaan Switch 2 menjadi motor utama pertumbuhan, meski penjualan Switch generasi pertama mulai melemah.

Baca juga: Nintendo Switch 2 Resmi Naik Harga, Indonesia Berpotensi Kena Dampaknya

Naikkan harga Switch 2

Di tengah kenaikan penjualan, Nintendo juga mengumumkan penyesuaian harga konsol Switch 2.

Perusahaan menyebut keputusan itu diambil karena kondisi bisnis global yang semakin menantang.

Harga Switch 2 di Jepang naik menjadi 59.980 yen atau sekitar 382 dollar AS atau setara Rp 6,63 juta mulai 25 Mei 2026.

Sebelumnya, harga konsol itu berada di level 49.980 yen atau sekitar 318 dollar AS atau setara Rp 5,52 juta.

Sementara di Amerika Serikat, harga Switch 2 akan naik menjadi 499,99 dollar AS atau sekitar Rp 8,69 juta mulai September 2026.

Sebelumnya, harga konsol tersebut 449,99 dollar AS atau sekitar Rp 7,82 juta.

Nintendo tidak menjelaskan detail alasan kenaikan harga.

Namun, eksportir Jepang belakangan menghadapi tekanan biaya akibat tarif perdagangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan dampak perang Iran terhadap rantai pasok global.

Baca juga: Nintendo Gugat AS, Minta Uang Tarif Impor Trump Dikembalikan

Proyeksi laba mulai melambat

Meski hasil tahun ini melonjak, Nintendo memperkirakan laba akan turun pada tahun fiskal berikutnya.

Perusahaan memproyeksikan laba tahun fiskal hingga Maret 2027 sebesar 2,1 triliun yen atau sekitar 13 miliar dollar AS atau setara Rp 225,9 triliun.

Angka itu turun sekitar 11 persen dibanding periode sebelumnya.

Nintendo menyebut proyeksi tersebut sudah memperhitungkan kenaikan harga konsol.

Film dan game ikut menopang bisnis

Selain bisnis perangkat keras, Nintendo juga mendapat tambahan pendapatan dari industri hiburan.

Film “The Super Mario Galaxy Movie” telah menghasilkan lebih dari 800 juta dollar AS atau sekitar Rp 13,9 triliun sejak dirilis sebulan lalu.

Di sektor game, beberapa judul baru mencatat penjualan kuat.

“Mario Kart World” dan “Donkey Kong Bananza” menjadi salah satu pendorong utama.

Sementara game “Tomodachi Life: Living the Dream” sudah terjual lebih dari 3,8 juta kopi hanya dalam dua pekan sejak peluncuran.

Target penjualan konsol turun

Nintendo memperkirakan penjualan Switch 2 mencapai 16,5 juta unit hingga Maret 2027.

Target tersebut turun hampir 17 persen dibanding capaian tahun fiskal sebelumnya yang mencapai 19,86 juta unit.

Meski begitu, perusahaan optimistis penjualan perangkat lunak atau game akan terus meningkat.

Nintendo memperkirakan penjualan software Switch 2 mencapai 60 juta unit, naik 23 persen dibanding sebelumnya sebanyak 48,7 juta unit.

Secara umum, penjualan konsol game biasanya sangat tinggi pada awal peluncuran sebelum melambat beberapa tahun kemudian.

Sebaliknya, penjualan game cenderung terus tumbuh seiring bertambahnya jumlah pengguna.

Switch sendiri merupakan konsol hybrid yang dapat digunakan sebagai perangkat portabel maupun terhubung ke televisi.

Nintendo juga menjanjikan lebih banyak judul game baru tahun ini, termasuk seri terbaru “Final Fantasy” dari pengembang mitra.

Setelah laporan keuangan dirilis, saham Nintendo naik 3,6 persen.

Tag:  #nintendo #raup #untung #besar #dari #switch #harga #konsol #ikut #naik

KOMENTAR