IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ritel Bisa Cermati Saham MBMA, PGAS, hingga LSIP
Ilustrasi investor saham. (canva.com)
06:02
8 Mei 2026

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ritel Bisa Cermati Saham MBMA, PGAS, hingga LSIP

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan lanjut menguat terbatas pada perdagangan Jumat (8/5/2026), usai indeks ditutup naik 1,15 persen ke level 7.174,321 saat penutupan perdagangan Kamis.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai investor masih bersikap wait and see terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Pelaku pasar juga mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia.

Karena itu Herditya memprediksi level support IHSG akan berada di rentang 7.115 dan resistance di 7.230.

“Untuk besok (Jumat) kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 7.115 dan resist 7.230, dimana investor masih akan mencermati perkembangan Timur Tengah dan akan ada rilis cadangan devisa Indonesia,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Kamis malam (7/5/2026).

Baca juga: IHSG Ditutup Naik 1,15 Persen ke 7.174, Saham BBCA hingga BBRI Bersinar

Lebih jauh, Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai IHSG saat ini mulai bergerak keluar dari fase konsolidasi jangka pendek dan mencoba melanjutkan momentum rebound menuju area resistance penting.

Setelah sebelumnya bergerak dalam rentang 7.000-7.150, kini IHSG berhasil breakout area 7.151 dan ditutup di 7.174, yang membuka peluang penguatan lanjutan menuju area 7.200-7.250 dalam jangka pendek.

“Namun perlu diperhatikan bahwa area 7.200-7.250 merupakan resistance psikologis yang cukup kuat karena sebelumnya menjadi area distribusi pasar,” ucap Hendra kepada Kompas.com.

Selama IHSG mampu bertahan di atas support 7.100 dan support kuat 7.050, maka tren rebound masih relatif terjaga. Sebaliknya jika IHSG kembali turun di bawah 7.100, maka pasar berpotensi kembali bergerak sideways dalam range 7.000-7.200.

“Indikator teknikal juga mulai menunjukkan perbaikan dengan meningkatnya volume beli pada saham-saham perbankan dan konsumsi, walaupun investor asing masih cenderung wait and see,” paparnya.

Untuk perdagangan Jumat, lanjut Hendra, peluang IHSG melanjutkan penguatan masih terbuka selama sentimen damai AS-Iran tetap terjaga dan harga minyak terus stabil turun. Pasar akan fokus pada perkembangan negosiasi pembukaan Selat Hormuz dan kepastian implementasi kesepakatan geopolitik tersebut.

Untuk jangka pendek, sektor yang menarik dicermati adalah sektor nikel, perkebunan, media, serta saham defensif konsumsi dan kesehatan. Hendra mencatat saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menarik dicermati dengan strategi speculative buy karena berpotensi melanjutkan rebound menuju target harga Rp 750, seiring mulai pulihnya sentimen kendaraan listrik dan logam baterai.

Kemudian, saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) direkomendasikan untuk trading buy dengan target harga Rp 500, karena mulai menunjukkan perbaikan momentum teknikal.

Dari sektor perkebunan, PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) juga menarik untuk speculative buy dengan target Rp 1.700, karena sektor CPO berpotensi kembali dilirik ketika tekanan global mulai mereda.

Sementara dari sektor media, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berpotensi trading buy menuju Rp 300 didukung valuasi yang relatif murah dan potensi peningkatan belanja iklan domestik.

Lebih jauh, investor ritel disarankan tetap mencermati saham-saham big caps perbankan dan kesehatan karena hingga saat ini masih menjadi tujuan utama rotasi dana di tengah kondisi pasar yang mulai membaik, namun belum sepenuhnya stabil.

Sementara itu, Herditya merekomendasikan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 7.275 hingga Rp 7.400.

Lalu, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) diperkirakan bergerak di kisaran Rp 1.120 hingga Rp 1.190. Kemudian, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diproyeksikan berada di rentang Rp 1.970 hingga Rp 2.070.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #ihsg #diprediksi #menguat #terbatas #ritel #bisa #cermati #saham #mbma #pgas #hingga #lsip

KOMENTAR