Kala Purbaya Soroti Investor Gen Z dan Yakin Pasar Modal RI Bakal Cerah
Ketua OJK Federica Widyasari , Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026, di Gedung BEI, Senin (27/4/2026).(KOMPAS.com/Suparjo Ramlan)
07:48
29 April 2026

Kala Purbaya Soroti Investor Gen Z dan Yakin Pasar Modal RI Bakal Cerah

- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan penguatan integritas industri pengelolaan investasi, peningkatan literasi investor ritel, serta optimisme terhadap prospek pasar modal Indonesia.

Purbaya memberi perhatian besar pada tata kelola manajer investasi.

Ia menegaskan pengelolaan dana masyarakat harus dijalankan dengan integritas karena berkaitan langsung dengan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia.

“Integritas adalah harga mati,” kata Purbaya dalam Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan pembukaan Pekan Reksa Dana 2026 di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Purbaya Ingatkan Investor Muda Risiko Investasi: Gen Z Biasanya Sok Tahu

Ia juga mengingatkan akan ada pengawasan terhadap pengelolaan dana investor dan penyimpangan akan ditindak. “Kalau ada macam-macam, saya hajar Anda,” ujarnya.

Purbaya mengatakan integritas menjadi faktor penting dalam memperkuat rasa aman investor domestik maupun menjaga persepsi investor global terhadap Indonesia.

Menurut dia, penguatan teknologi dan inovasi di sektor keuangan perlu ditopang tata kelola yang baik.

Selain menyoroti tata kelola industri, Purbaya juga menyinggung meningkatnya partisipasi generasi muda di pasar modal.

Ia mencatat investor muda, khususnya Gen Z, semakin aktif masuk ke instrumen investasi, namun menurutnya perlu dibarengi pemahaman mengenai risiko dan strategi investasi. “Kalau Anda memang jago. Tapi kalau enggak ikutin saja dulu sambil belajar,” kata dia.

Menkeu Purbaya mendorong investor pemula memanfaatkan reksa dana sebagai pintu masuk investasi, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki cukup waktu dan pengetahuan memantau pasar.

Purbaya menjelaskan pendekatan investasi berkala dapat membantu investor mengurangi risiko salah menentukan waktu masuk pasar dan membangun disiplin investasi jangka panjang.

Selain itu, Purbaya juga menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia dan kaitannya dengan pasar modal.

Ia mengatakan pemerintah tengah menjalankan reformasi ekonomi dan fiskal untuk memperkuat fondasi pertumbuhan. “Walaupun sekarang banyak berita negatif yang jelek-jelekin saya katanya. Tapi saya tahu betul, yang kita jalankan gak main-main,” ujar Purbaya.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi tetap terjaga di atas 5,5 persen pada semester pertama tahun ini.

Purbaya juga menyampaikan penerimaan pajak tumbuh 20 persen dalam tiga bulan pertama sebagai bagian dari hasil pembenahan sistem perpajakan. “Reformasi kita perbaiki, reformasi betulan. Tiga bulan pertama itu pajak saya tumbuh 20 persen,” ucap dia.

Menurut Purbaya, penguatan investor domestik melalui instrumen seperti reksa dana menjadi bagian dari upaya memperdalam pasar keuangan nasional.

Ia juga menyebut masyarakat dapat memilih instrumen sesuai profil risiko, mulai dari reksa dana pasar uang, obligasi, hingga saham.

Purbaya mengatakan perluasan basis investor domestik, penguatan tata kelola industri, dan reformasi ekonomi menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk mendukung perkembangan pasar modal nasional.

Baca juga: Dijelek-jelekkan, Purbaya Tetap Pede Fondasi Ekonomi RI Kuat dan Pasar Saham Prospektif

Tag:  #kala #purbaya #soroti #investor #yakin #pasar #modal #bakal #cerah

KOMENTAR