Krakatau Posco Perkuat Industri Baja lewat Inovasi Baja Tahan Gempa
PT Krakatau Posco.(www.krakatauposco.co.id)
14:20
20 April 2026

Krakatau Posco Perkuat Industri Baja lewat Inovasi Baja Tahan Gempa

– Krakatau Posco menegaskan perannya dalam penguatan industri baja nasional melalui pengembangan material konstruksi berteknologi tinggi.

Hal ini disampaikan dalam Seminar Nasional dan Pameran Rantai Pasok Konstruksi Baja yang diselenggarakan oleh Indonesia Society of Steel Construction.

Peran strategis dalam industri baja nasional

Dalam pemaparannya, Krakatau Posco menekankan posisinya sebagai produsen baja nasional yang mampu menghadirkan solusi material berkualitas tinggi untuk berbagai sektor industri.

Baca juga: Krakatau Steel Sebut Baja Wuhan Sempat Masuk dengan Bea 0 Persen

Fasilitas produksi PT Krakatau Posco. DOK. KRAKATAU POSCO Fasilitas produksi PT Krakatau Posco.

Perusahaan telah memproduksi baja grade tinggi untuk kebutuhan konstruksi, baja tahan cuaca (weathering steel), struktur lepas pantai, fasilitas energi, hingga alat berat.

Direktur Technology & Business Development Krakatau Posco, Alhadis Syamsuddin menjelaskan, keunggulan perusahaan tidak hanya terletak pada produk, tetapi juga pada kapabilitas manufaktur yang terintegrasi dan berbasis teknologi maju.

“Sebagai pabrik baja terpadu, perusahaan memiliki kemampuan desain kualitas dan kontrol produksi yang adaptif, sehingga mampu melakukan penyesuaian proses manufaktur secara presisi guna menghasilkan produk yang konsisten dan berkualitas tinggi,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

Selain itu, Krakatau Posco didukung oleh teknologi rolling mill yang mampu mengendalikan toleransi ketebalan secara ketat sesuai kebutuhan proyek.

Baca juga: Fokus pada Efisiensi Energi dan Limbah, Krakatau Posco Jaga Kinerja Lingkungan

Sistem pabrik berbasis komputer terintegrasi memungkinkan pemantauan real-time, penggunaan sistem prediktif, serta optimalisasi efisiensi produksi secara menyeluruh.

Ilustrasi industri baja.SHUTTERSTOCK/NORDRODEN Ilustrasi industri baja.

Penguatan teknologi dan standar kualitas

Dalam aspek kualitas material, pengendalian komposisi kimia dilakukan secara ketat untuk memastikan setiap produk memenuhi spesifikasi yang diinginkan.

Perusahaan juga mengadopsi teknologi inspeksi berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui fasilitas Surface Defect Detector (SDD) di Hot Rolling Plant.

Teknologi tersebut memungkinkan deteksi cacat permukaan secara akurat guna menjaga standar mutu produk.

Baca juga: Krakatau Steel Siap Pasok Baja Bahan Produksi Kapal PT PAL

“Kami akan terus menghadirkan solusi baja berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi standar global, tetapi juga menjawab kebutuhan spesifik konstruksi di Indonesia, termasuk tantangan lingkungan dan risiko gempa bumi. Inovasi teknologi menjadi kunci kami dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Alhadis.

Dengan cakupan spesifikasi produk yang luas serta dukungan sertifikasi internasional, Krakatau Posco memperkuat posisinya dalam rantai pasok industri baja, baik di tingkat nasional maupun global.

Inovasi baja untuk konstruksi berat dan tahan gempa

Dalam sesi presentasi, Krakatau Posco menyoroti pengembangan Hi-Strength Welded Structural Steel yang dirancang untuk aplikasi konstruksi berat, seperti jembatan baja, gedung bertingkat, dan struktur industri.

Material ini memiliki kekuatan serta daya tahan tinggi untuk memenuhi kebutuhan proyek dengan beban dan tekanan ekstrem.

Baca juga: Trump Berencana Pangkas Tarif Baja dan Aluminium Jelang Pemilu

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan Seismic Steel atau baja tahan gempa yang dinilai krusial bagi Indonesia sebagai negara dengan tingkat aktivitas seismik tinggi.

Baja ini dirancang dengan karakteristik keuletan tinggi, ketangguhan optimal, serta yield ratio rendah, maksimum 80 persen, sesuai standar global.

Ilustrasi gempa bumi.(SHUTTERSTOCK/ANDREY VP) Ilustrasi gempa bumi.

“Penggunaan seismic steel merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan konstruksi. Dengan material yang memiliki keuletan tinggi, kemampuan las yang baik, serta kontrol kualitas yang ketat, kami dapat memastikan struktur tetap andal dalam menghadapi beban ekstrem seperti gempa,” tambahnya.

Alhadis menjelaskan, pengembangan baja tahan gempa juga merujuk pada pembelajaran dari peristiwa gempa besar, seperti Gempa Northridge 1994 dan Gempa Kobe 1995.

Baca juga: Industri Baja Nasional Didorong Mandiri di Tengah Badai Global

Pada kedua peristiwa tersebut, banyak kegagalan struktur terjadi pada sambungan baja, sehingga mendorong inovasi material dengan kemampuan las yang lebih baik dan performa struktural yang lebih andal.

Baja tipe SN400 dan SN490 yang dikembangkan Krakatau Posco disebut mampu menahan tekanan dan regangan selama gempa, menjaga integritas struktur bangunan, serta meningkatkan keselamatan konstruksi. Material ini memiliki sifat ringan, kuat, dan ductile sehingga dinilai sesuai untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Saat ini, perusahaan juga terlibat dalam pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk baja tipe tersebut.

Pengembangan baja tahan cuaca dan efisiensi biaya

Selain baja tahan gempa, Krakatau Posco juga mengembangkan weathering steel atau baja tahan cuaca yang memiliki ketahanan tinggi terhadap lingkungan luar ruang, seperti hujan dan kelembapan.

Baca juga: Galangan Kapal Dalam Negeri Jadi Harapan Baru Industri Baja Nasional

Material ini mampu membentuk lapisan pelindung alami yang dapat mengurangi kebutuhan pelapisan tambahan.

Aplikasinya mencakup jembatan dan bangunan gedung, dengan keunggulan pada kekuatan, umur pakai yang lebih panjang, serta tampilan estetika dari lapisan yang terbentuk.

Dari sisi ekonomi, penggunaan weathering steel dinilai mampu menurunkan biaya pemeliharaan.

Selain itu, pengurangan kebutuhan perawatan juga berkontribusi pada penurunan jejak karbon, sehingga dinilai lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Purbaya Sidak Perusahaan Baja asal China di Tangerang, Dugaan Pelanggaran Pajak Capai Rp 583 Miliar

Dorongan kolaborasi industri baja

Alhadis menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat industri baja nasional.

“Kami percaya bahwa sinergi antara produsen baja, pelaku konstruksi, dan pemerintah akan menjadi faktor utama dalam menjadikan industri konstruksi baja sebagai tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.

Tag:  #krakatau #posco #perkuat #industri #baja #lewat #inovasi #baja #tahan #gempa

KOMENTAR