Menantea Resmi Tutup 25 April 2026, Kakak Jerome Polin Ungkap Penyebabnya
KeTeawi, teh hijau dengan kiwi dari Menantea. (Dok. Menantea)
08:32
12 April 2026

Menantea Resmi Tutup 25 April 2026, Kakak Jerome Polin Ungkap Penyebabnya

Merek minuman teh Menantea akan menutup seluruh gerainya pada 25 April 2026. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @menantea.toko, Sabtu (11/4/2026).

Manajemen menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas dukungan selama lima tahun terakhir.

"Berat rasanya mengatakan ini. Namun, seperti yang sudah diinfokan oleh Mintea2, seluruh cabang Menantea akan resmi tutup operasional per tanggal 25 April 2026," tulis manajemen.

Baca juga: Menantea Milik Jerome Polin Tutup Permanen per 25 April, Ada Promo Perpisahan

Menjelang penutupan, gerai yang masih beroperasi menggelar promo. Menantea menawarkan harga Rp 10.000 per cup dan Rp 15.000 per cup untuk cabang Papua.

"Sebagai penutupan perpisahan kami, dalam 15 hari terakhir ini, MenanTeam ingin memberikan kado spesial untuk kalian," tulis akun tersebut.

Salah satu pendiri Menantea, Jehian Panangian Sijabat, menjelaskan sejumlah persoalan yang dihadapi selama menjalankan bisnis tersebut.

Ia mengaku kurang melakukan riset latar belakang terhadap mitra bisnis sejak awal.

Selain itu, pengawasan internal tidak berjalan optimal karena audit keuangan tidak dilakukan secara rutin.

Kondisi ini memicu berbagai masalah operasional. Masalah tersebut mencakup keluhan mitra di lapangan, tagihan supplier yang belum dibayar, kesalahan laporan pajak, hingga indikasi fraud dalam manajemen.

"Seiring berjalannya waktu, kami menemukan kesalahan dalam operasional Menantea," kata Jehian.

Baca juga: Gempuran FnB China Menekan Usaha Kuliner Lokal

Manajemen telah berupaya melakukan perbaikan. Langkah tersebut mencakup audit investigasi, komunikasi dengan mitra, pembayaran kewajiban kepada karyawan, pelunasan utang supplier, hingga penyelesaian pajak.

Jehian dan Jerome Polin juga menggunakan dana pribadi untuk mendukung proses perbaikan selama dua tahun terakhir.

"Namun kami paham benar, bahwa seluruh hal tersebut tidak akan mengobati rasa kecewa mitra dan customer terhadap Menantea," ujarnya.

Manajemen akhirnya memutuskan menghentikan operasional untuk mencegah kerugian lebih besar bagi pihak terkait.

Jehian juga menjelaskan keputusan ini berkaitan dengan proses audit investigasi dan pembahasan pajak yang masih berjalan.

Selain itu, ia tidak dapat mempertahankan gerai yang masih beroperasi karena hak merek Menantea dimiliki oleh empat pendiri awal.

"Sekali lagi, ini adalah pelajaran yang sangat berharga. Bekal untuk kami pergunakan sebaik-baiknya di masa depan," kata dia.

Tag:  #menantea #resmi #tutup #april #2026 #kakak #jerome #polin #ungkap #penyebabnya

KOMENTAR