Direktur Bank Woori Saudara Wuryanto Ajukan Pengunduran Diri
- PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk mengonfirmasi pengunduran diri salah satu direkturnya, Wuryanto. Surat pengunduran diri diterima pada Kamis (9/4/2026).
Informasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia. Laporan juga ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Sdr. Wuryanto dari jabatannya selaku Direktur perseroan pada tanggal 9 April 2026,” tulis manajemen SDRA.
Baca juga: Kredit Perbankan Tumbuh Tembus 9 Persen, Bank Woori Saudara Jaga Momentum Pertumbuhan
Manajemen menyatakan proses selanjutnya akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Keputusan akan diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham.
“Permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan peraturan yang berlaku,” lanjut manajemen.
Perseroan belum merinci dampak langsung dari pengunduran diri tersebut. Kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha disebut masih berjalan seperti biasa.
SDRA bergerak di bidang perbankan dengan fokus penghimpunan dana dan penyaluran kredit. Layanan mencakup segmen ritel hingga korporasi.
Produk yang ditawarkan meliputi giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, dan tabungan. Perseroan juga menyediakan layanan kredit dan jasa keuangan lain, termasuk aktivitas perbankan internasional.
Penguatan bisnis SDRA tidak lepas dari penggabungan usaha Bank Woori Indonesia dengan Bank Saudara pada 30 Desember 2014. Langkah ini memperluas jaringan operasional.
Baca juga: Bank Woori Saudara Pertahankan AAA(idn) dari Fitch Ratings
Saat ini, perseroan memiliki sekitar 156 kantor cabang. Jaringan tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi.
Struktur kepemilikan saham didominasi investor institusi. Woori Bank menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi 90,75 persen.
PT Apra Mesis Meta Investama memiliki 4,56 persen saham. PT Meta Inti Duta menguasai 2,23 persen.
Komposisi ini membuat porsi saham publik relatif terbatas. Kondisi tersebut dapat memengaruhi likuiditas perdagangan saham.
Susunan direksi dan komisaris mencakup sejumlah nama. Arief Budiman menjabat komisaris, sementara jajaran direksi diisi Benny Sudarsono Tan, Edwin Sulaeman, Abdurrachman Hadi, Kim Wook Bae, dan Wuryanto yang telah mengajukan pengunduran diri.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #direktur #bank #woori #saudara #wuryanto #ajukan #pengunduran #diri