Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak, IHSG Langsung Melemah di Sesi Pertama Perdagangan
Ilustrasi saham, IHSG. (canva.com)
13:28
9 April 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak, IHSG Langsung Melemah di Sesi Pertama Perdagangan

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada sesi pertama perdagangan Kamis (9/4/2026). Indeks turun 11,17 poin atau 0,15 persen ke level 7.268,033.

Penurunan terjadi sesudah harga minyak dunia menguat pada Kamis pagi, setelah Iran menuding Amerika Serikat (AS) melanggar sejumlah poin dalam kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan.

Minyak mentah Brent sebagai acuan global untuk kontrak Juni naik 2,08 persen ke level 96,83 dollar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak Mei menguat 2,86 persen ke posisi 97,27 dollar AS per barrel.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di posisi 7.238,462 dan sempat mengalami tekanan hingga menyentuh angka terendah di 7.191,586. Namun, indeks kemudian berbalik menguat dan sempat mencapai level tertinggi di 7.290,077, sebelum kembali terkoreksi.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 16,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,84 triliun dan frekuensi 1,33 juta kali.

Pergerakan saham menunjukkan tekanan jual masih dominan, dengan 360 saham melemah, sementara 275 saham menguat dan 173 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar menyentuh Rp 12.832,3 triliun.

Baca juga: IHSG Dibuka Melemah ke 7.214, Tertekan Setelah Reli Tajam Kemarin

Adapun, bursa saham AS alias Wall Street melonjak tajam pada perdagangan Rabu, setelah Presiden Donald Trump memutuskan menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua pekan.

Kebijakan ini menghentikan sementara konflik yang telah berlangsung lima pekan dan sempat menutup jalur penting pasokan energi global.

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 1.325,46 poin atau 2,85 persen ke level 47.909,92, menjadi kinerja harian terbaik sejak April 2025. Sementara itu, S&P 500 naik 2,51 persen ke 6.782,81 dan Nasdaq Composite melonjak 2,80 persen ke 22.635,00.

Kenaikan pasar saham AS didorong oleh harga minyak yang sempat anjlok tajam pada Rabu kemarin. Di mana minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sebagai acuan Amerika Serikat merosot 16,41 persen ke level 94,41 dollar AS per barrel. Kendati demikian, harga tersebut masih jauh di atas posisi 67 dollar AS per barrel pada 27 Februari, sebelum konflik dimulai.

Sedangkan, minyak mentah Brent sebagai acuan global turun 13,29 persen ke posisi 94,75 dollar AS per barrel, menjadi posisi penutupan terendah sejak 11 Maret. Namun, harga ini masih lebih tinggi dibandingkan 73 dollar AS per barrel sebelum perang.

Tag:  #harga #minyak #dunia #kembali #melonjak #ihsg #langsung #melemah #sesi #pertama #perdagangan

KOMENTAR