EKSKLUSIF John Herdman, 2 Aturan Tak Bisa Ditawar di Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman saat diwawancara Kompas.com dalam program Sporty di Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa (12/5/2026).(KOMPAS.com/FREDERIKUS TK SOROMAKING)
19:42
16 Mei 2026

EKSKLUSIF John Herdman, 2 Aturan Tak Bisa Ditawar di Timnas Indonesia

- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berbicara kepada KOMPAS.com tentang dua aturan yang tak bisa ditawar di Timnas Indonesia.

John Herdman ingin menanamkan sebuah budaya baru di tubuh Timnas Indonesia. Budaya itu tak lain adalah brotherhood alias persaudaraan.

“Kami di sini untuk satu hal ini. Dan untuk melakukan hal ini, budayanya harus menjadi persaudaraan (brotherhood). Kami harus merasa menjadi seperti keluarga timnas,” ujar John Herdman kala melakoni interviu eksklusif dengan jurnalis KOMPAS.com, Firzie A. Idris, dalam program Obrolan News Room (ONR).

Dalam perbincangan bersama KOMPAS.com, John Herdman yang mulai menukangi Timnas Indonesia sejak Januari 2026 silam, membahas kode etik atau aturan di ruang ganti yang ia rumuskan dengan para pemimpin tim.

Baca juga: EKSKLUSIF John Herdman: 7 Pemimpin dan Hukum di Ruang Ganti Timnas Indonesia

Ya, John Herdman memang membentuk grup pemimpin Timnas Indonesia yang terdiri dari tujuh pemain, yakni Jay Idzes, Rizky Ridho, Maarten Paes, Emil Audero, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Joey Pelupessy.

Ketujuh pemain ini membantu John Herdman untuk mengamplifikasi pesan yang ingin disampaikannya di ruang ganti Timnas Indonesia.

Para pemain Timnas Indonesia berpose sebelum bergulirnya laga Timnas Indonesia vs Bulgaria di ajang final FIFA Series 2026 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra Para pemain Timnas Indonesia berpose sebelum bergulirnya laga Timnas Indonesia vs Bulgaria di ajang final FIFA Series 2026 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

Dua Aturan Tak Bisa Ditawar

Bersama para pemimpin tim, John Herdman merumuskan dua aturan atau kode etik yang tak bisa lagi ditawar di tubuh Timnas Indonesia.

“Pertama adalah keluarga timnas di atas segalanya adalah salah satu kunci yang tidak bisa ditawar,” tutur John Herdman kepada KOMPAS.com.

Baca juga: EKSKLUSIF John Herdman: Jembatan Pemain Diaspora Eropa dan Lokal di Timnas Indonesia

Konsep ini persis dengan kata-kata motivasi yang diminta Herdman ditampilkan di ruang ganti Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026 pada Maret silam.

Kala itu jargon semodel "Timnas Family Over Everything", "Korbankan Egomu", dan "280 Million Reasons" menghiasi ruang ganti Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Ketika brotherhood atau persaudaraan di atas segalanya, personel Timnas Indonesia tentu diminta untuk menepikan kepentingan individu. 

Satu Tujuan

Ia ingin pemainnya berjalan beriringan dalam satu tujuan.

“Kedua adalah tidak ada ego. Kami di sini bukan untuk Instagram, kami di sini untuk satu alasan dan itu tak ada ego,” ujar Herdman.

“Yang lain sifatnya pribadi. Tapi, saya rasa ada dua pesan yang dibuat grup pemimpin untuk tim ini dan mereka akan berubah seiring dengan waktu, seiring kami bertumbuh semakin kuat dan kami belajar lebih banyak satu sama lain, grup pemimpin akan berubah dan orang yang berbeda akan masuk,' tutur John Herdman.

Herdman menyebut grup kepemimpinan yang dibentuk beserta aturan yang disepakati bersifat dinamis, mengikuti perjalanan yang dilalui tim.

"Saya rasa pesan akan berubah seiring dengan waktu. Itu fleksibel, tetapi sebagai pelatih tugas saya adalah memperkuat pesan tim."

“Jadi saya pikir semua itu sangat penting. Sebab, orang-orang terpaku kepada taktik. Namun, kenyataannya adalah jika saya tidak menjembatani jarak antarpemain dan membuat mereka terhubung kepada satu alasan kami datang ke mari.”

“Kami di sini bukan untuk Instagram, kami di sini bukan untuk endorsement. Kami di sini bukan untuk menjadi terkenal.”

“Kami di sini untuk satu hal ini. Dan untuk melakukan hal ini, budayanya harus menjadi persaudaraan (brotherhood). Kami harus merasa menjadi seperti keluarga timnas,” tutur Herdman.

Tag:  #eksklusif #john #herdman #aturan #bisa #ditawar #timnas #indonesia

KOMENTAR