Cerita Purbaya soal Alasan Prabowo Instruksikan Tahan Harga Subsidi BBM
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan di balik keputusan pemerintah, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Menurut Purbaya, kebijakan tersebut merupakan hasil pertimbangan panjang, baik dari sisi sosial maupun ekonomi, di tengah tekanan global yang mendorong kenaikan harga energi.
Ia menjelaskan, opsi menaikkan harga BBM sebenarnya selalu menjadi perdebatan klasik dalam kebijakan ekonomi. Di satu sisi, kenaikan harga dapat memberikan ruang fiskal lebih besar bagi pemerintah.
Baca juga: Purbaya Akui Ada Omongan Potong Gaji Menteri: Saya Tebak 25 Persen
Namun di sisi lain, dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
“Ketika BBM naik, beban hidup rakyat langsung meningkat. Yang paling terdampak pertama tentu masyarakat kecil,” ujar Purbaya ditemui di Kementerian Keuangan pada Selasa (7/4/2026)
Ia menilai, kenaikan harga BBM berpotensi menekan daya beli masyarakat dan pada akhirnya memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Secara teori, ruang fiskal yang diperoleh dari kenaikan harga BBM bisa digunakan kembali oleh pemerintah melalui belanja negara. Namun, efektivitasnya bergantung pada bagaimana dana tersebut dialokasikan.
Purbaya mempertanyakan apakah pemerintah bisa membelanjakan tambahan ruang fiskal tersebut seefisien masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.
Menurut dia, dalam jangka pendek, masyarakat justru lebih efisien dalam menggunakan uangnya dibandingkan pemerintah.
“Kalau masyarakat yang belanjakan, itu sesuai kebutuhan sehingga lebih tepat sasaran. Kalau pemerintah, bisa saja dibagi rata ke kementerian atau lembaga, sehingga efisiensinya berkurang,” kata dia.
Dengan pertimbangan tersebut, pemerintah memilih menahan harga BBM bersubsidi agar daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Purbaya menegaskan, kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara stabilitas fiskal dan perlindungan terhadap masyarakat di tengah ketidakpastian global.
Menurut dia, arah kebijakan efisiensi anggaran tetap berjalan, namun tidak serta-merta dilakukan melalui kenaikan harga energi yang berisiko menekan konsumsi rumah tangga.
Baca juga: Purbaya Soroti Maraknya Praktik “Joki” Coretax, Akui Sistem Sulit Dipakai dan Akan Dibenahi
Tag: #cerita #purbaya #soal #alasan #prabowo #instruksikan #tahan #harga #subsidi