Ada Ramadhan, Purbaya Optimistis Ekonomi Q1 Tumbuh hingga 5,7 Persen
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui usai melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Salahuddin, Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Sabtu (21/3/2026).(KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
12:36
21 Maret 2026

Ada Ramadhan, Purbaya Optimistis Ekonomi Q1 Tumbuh hingga 5,7 Persen

- Pemerintah meyakini pertumbuhan ekonomi selama kuartal I-2026 akan berada di atas 5 persen, didukung terjaganya daya beli masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,7 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Angka itu dinilai cukup baik di tengah gejolak global saat ini.

"Pertumbuhan ekonomi bisa 5,6-5,7 persen, kalau perkiraan kasar ya. Itu sudah lumayan bagus lah, di tengah gejolak global sekarang," ujarnya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Baca juga: Purbaya Pamer Baju Lebaran dari Tanah Abang, Harganya Rp 125.000

Menurutnya, gejolak global yang salah satunya ditimbulkan oleh konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, terus diupayakan pemerintah agar dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat.

Purbaya bilang, dampak dari konflik Timur Tengah itu diserap pemerintah dengan memastikan pemberian subsidi energi tetap berjalan.

Ia bilang, pemerintah akan terus menjaga agar masyarakat dapat beraktivitas secara normal.

"Dampak global saat ini masih belum terasa karena di-absorb (diserap) oleh pemerintah. Jadi kita menjaga betul supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan normal, semaksimal mungkin ke depan akan dijaga seperti itu," ucap dia.

Ia menuturkan, setelah periode Lebaran, pemerintah akan berfokus menjaga permintaan domestik sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

Hal itu mencakup penguatan sektor swasta serta daya beli masyarakat.

Pemerintah juga berkomitmen menjaga harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya yang bersubsidi, agar tetap stabil di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Selain itu, belanja pemerintah akan digenjot agar terealisasi tepat waktu sesuai kebutuhan.

"Kita akan pastikan belanja-belanja pemerintah yang emang harus dibelanjakan, dibelanjakan tepat waktu," ungkap Purbaya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 bisa mencapai 5,5 persen.

Optimisme ini didukung geliat belanja masyarakat selama periode Ramadhan.

"Kelihatannya target 5,5 bisa dicapai dari geliat selama Ramadhan kemarin," kata Airlangga pada kesempatan yang sama.

Baca juga: Lebaran Pertama Jadi Menteri, Purbaya: Lebih Berat, Kadang Susah Tidur...

Tag:  #ramadhan #purbaya #optimistis #ekonomi #tumbuh #hingga #persen

KOMENTAR