Paramount Skydance Naikkan Tawaran Akuisisi Warner Bros. Discovery Jadi 31 Dollar AS Per Saham
Warner Bros. Discovery (WBD) mengungkapkan bahwa Paramount Skydance (PSKY) telah menaikkan tawaran akuisisi menjadi 31 dollar AS atau sekitar Rp 520.800 (kurs Rp 16.800 per dollar AS) per saham, naik dari sebelumnya 30 dollar AS (Rp 504.000) per saham. Proposal terbaru ini diharapkan melampaui kesepakatan yang telah diteken WBD dengan Netflix.
Pekan lalu, WBD menyatakan kembali membuka pembicaraan dengan Paramount dalam periode pengabaian terbatas tujuh hari dari Netflix. Sebelumnya, WBD dan Netflix telah menyepakati penjualan bisnis studio dan streaming kepada perusahaan streaming tersebut. Sementara itu, Paramount mengincar akuisisi seluruh entitas WBD.
“Setelah melakukan pembicaraan dengan PSKY selama periode pengabaian terbatas tujuh hari, kami menerima proposal revisi dari PSKY untuk mengakuisisi WBD, yang saat ini sedang kami tinjau bersama penasihat keuangan dan hukum kami,” kata WBD dalam pernyataan resmi, Selasa (24/2/2026) pagi waktu setempat, seperti dikutip dari CNBC.
Warner Bros. Tinjau Ulang Opsi Penjualan Usai Paramount Revisi Tawaran“Kami akan memperbarui pemegang saham setelah peninjauan oleh Dewan Direksi. Perjanjian merger dengan Netflix tetap berlaku, dan Dewan Direksi terus merekomendasikan transaksi dengan Netflix,” tambah dia.
Pada Selasa sore, WBD kemudian mengonfirmasi bahwa tawaran terbaru Paramount sebesar 31 dollar AS per saham diajukan secara tunai dan mencakup breakup fee (biaya pembatalan) 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 117,6 triliun jika merger tidak mendapat persetujuan regulator.
Selain itu, Paramount juga bersedia membayar biaya pembatalan 2,8 miliar dollar AS (Rp 47 triliun) yang harus dibayarkan WBD kepada Netflix bila membatalkan kesepakatan sebelumnya. Termasuk pula biaya tambahan yang terkait dengan potensi keterlambatan persetujuan regulator.
“Dewan Direksi belum memutuskan apakah proposal revisi PSKY lebih unggul dibandingkan merger dengan Netflix,” demikian pernyataan perusahaan.
“WBD akan melanjutkan pembicaraan dengan PSKY untuk menentukan apakah proposal yang memenuhi kriteria ‘Company Superior Proposal’, sebagaimana didefinisikan dalam Perjanjian Merger Netflix, dapat dicapai,” tambahnya.
Jika WBD menilai tawaran Paramount lebih unggul, Netflix memiliki waktu empat hari untuk meningkatkan penawarannya yang sebelumnya sudah disepakati.
Paramount Skydance Corp, perusahaan hasil merger raksasa antara Paramount Global dan Skydance Media, tawar Warner Bros Discovery.
Kesepakatan Netflix Rp 1.389 Triliun
Pada Desember lalu, Netflix sepakat mengakuisisi aset studio dan streaming WBD seharga 27,75 dollar AS per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar 72 miliar dollar AS (Rp 1.209 triliun), dengan total enterprise value sekitar 82,7 miliar dollar AS (Rp 1.389 Triliun).
Paramount kemudian meluncurkan tawaran pengambilalihan senilai 30 dollar AS per saham untuk seluruh WBD, termasuk jaringan kabel seperti CNN, TBS, HGTV, dan TNT, serta aset digital seperti Bleacher Report dan House of Highlights.
Dewan Direksi WBD tetap menyarankan pemegang saham untuk tidak mengambil tindakan terkait tender offer tersebut.
Potensi Merger Raksasa Industri Media
Jika merger Paramount-WBD terwujud, layanan streaming HBO Max akan digabungkan dengan Paramount+. Selain itu, dua dari lima studio film terbesar berdasarkan pendapatan yakni Warner Bros. dan Paramount Skydance Studios, akan berada dalam satu entitas.
Merger ini juga akan menyatukan CNN dan CBS News dalam satu struktur kepemilikan.
Baik kesepakatan Netflix-WBD maupun potensi merger Paramount-WBD sama-sama memerlukan persetujuan regulator di Amerika Serikat dan Eropa. Kedua transaksi tersebut juga menuai kekhawatiran terkait isu persaingan usaha atau antimonopoli.
Baca juga: Investasi Trump di Netflix–Warner Bros Picu Isu Konflik Kepentingan
Tag: #paramount #skydance #naikkan #tawaran #akuisisi #warner #bros #discovery #jadi #dollar #saham