Perkuat Fundamental Binis, Perusahaan Asuransi Dituntut Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Konferensi pers Avrist Group Financial Forum 2026(Dok. Avrist)
19:40
14 Februari 2026

Perkuat Fundamental Binis, Perusahaan Asuransi Dituntut Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat

PT Avrist Assurance (Avrist) menilai potensi pertumbuhan industri asuransi menjadi sinyal positif bagi pelaku industri sekaligus momentum bagi pelaku jasa keuangan untuk terus memperkuat fundamental bisnis.

Direktur Keuangan PT Avrist Assurance Agus Setiawan mengatakan, pihaknya menempatkan sinergi finansial, operasional, dan digital sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing Avrist Group.

"Dengan tata kelola yang kuat serta inovasi berkelanjutan, kami optimistis dapat terus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi nasabah, mitra bisnis, dan industri jasa keuangan nasional,” kata dia dalam siaran pers, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Agus menambahkan, penguatan tata kelola, inovasi produk, serta integrasi layanan lintas bisnis menjadi fokus utama Avrist Assurance untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan solusi finansial yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis.

Baca juga: Literasi dan Inklusi Asuransi Masih Jadi Tantangan, Avrist Gelar Edukasi

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara menyebut bahwa indeks literasi asuransi Indonesia terus menunjukkan peningkatan, mencapai 45,45 persen.

Sementara itu, tingkat inklusi asuransi naik menjadi 28,50 persen pada 2025. Menurut dia, peningkatan literasi industri membutuhkan kolaborasi yang kuat serta kemampuan menghadirkan produk dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk meningkatkan literasi asuransi, ia bilang, perlu terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Namun menurut dia, hal yang paling penting adalah relevansi dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Jika kita bisa tetap relevan, kita bisa membangun engagement. Dari engagement itu kita dapat memberikan nilai tambah, dan pada akhirnya mampu menghadirkan solusi serta layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Komisaris PT Avrist Assurance Rhenald Kasali membagikan berbagai perspektif dan pengalaman inspiratif tentang bagaimana pelaku industri dapat menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis.

Ia menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan, pemahaman terhadap perubahan perilaku masyarakat, perkembangan teknologi, serta penguatan kepercayaan sebagai fondasi utama keberlanjutan industri, khususnya di sektor asuransi.

“Ekonomi dan bisnis sering kali jatuh bukan karena angka, tetapi karena kehilangan trust. Karena itu, kita tidak boleh berhenti berinovasi dan harus terus relevan agar bisa memberikan nilai serta solusi nyata bagi masyarakat,” tutup dia.

Berkaitan dengan itu, lembaga jasa keuangan terintegrasi Avrist Group, yang terdiri dari Avrist Assurance, Avrist General Insurance, Avrist Asset Management, dan DPLK Avrist, menggelar Avrist Group Financial Forum 2026.

Direktur Bisnis PT Avrist Assurance Aldi Rinaldi mengatakan, Avrist Group Financial Forum 2026 menjadi tonggak penting bagi Avrist Group untuk memperkuat sinergi lintas bisnis sekaligus menghadirkan solusi finansial terintegrasi.

“Di tengah dinamika industri yang semakin cepat, sinergi internal dan kolaborasi eksternal menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Melalui forum ini, kami ingin terus bertransformasi, menjadi mitra finansial yang terpercaya, sekaligus menghadirkan inspirasi dan wawasan bagi perkembangan industri jasa keuangan,” ujar Aldi.

Tak hanya itu, Avrist Group Financial Forum 2026 juga menjadi momentum bagi Avrist Assurance selaku holding group untuk memperkenalkan jajaran komisaris dan direksi yang baru.

Rhenald Kasali ditunjuk sebagai Presiden Komisaris PT Avrist Assurance, Agus Setiawan menduduki posisi sebagai Direktur Keuangan PT Avrist Assurance, serta Aldi Rinaldi ditunjuk selaku Direktur Bisnis PT Avrist Assurance.

Tag:  #perkuat #fundamental #binis #perusahaan #asuransi #dituntut #relevan #dengan #kebutuhan #masyarakat

KOMENTAR