Pasar Tunggu Data Ekonomi, Rupiah Pagi Melemah
- Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah saat pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.21 WIB, mata uang garuda berada di level Rp 16.766 per dollar Amerika Serikat (AS), turun 12 poin atau 0,07 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif dengan kecenderungan melemah terbatas terhadap dollar AS.
Baca juga: Purbaya Sebut Rupiah Tak Sulit Kembali ke Rp 15.000 Per Dollar AS
Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menantikan rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan, serta data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV-2025 Indonesia yang dijadwalkan diumumkan esok hari.
Di sisi domestik, sentimen pasar dinilai belum sepenuhnya pulih setelah tekanan jual di pasar ekuitas, sehingga masih membatasi ruang penguatan rupiah.
“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas terhadap dollar AS. Investor cenderung sideline mengantisipasi serentetan data ekonomi penting AS beberapa hari ke depan dan data PDB Q4 Indonesia besok,” ujar Lukman kepada Kompas.com.
Dalam kondisi tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan berada pada kisaran Rp 16.700-16.850 per dollar AS.
IHSG dibuka melemah
Senada dengan mata uang Nusantara, IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan Rabu pagi.
Indeks turun 15,93 poin atau 0,20 persen ke level 8.106,67.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejak pembukaan, IHSG langsung berada di zona merah dan bergerak terbatas di rentang sempit.
Di mana IHSG dibuka di posisi 8.121,03, sempat menyentuh level tertinggi 8.128,58, namun kemudian tertekan hingga level terendah 8.103,40.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 1,26 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 735,63 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 108.570 kali.
Pergerakan saham cenderung bervariasi.
Sebanyak 244 saham menguat, 187 saham melemah, dan 213 saham stagnan.
IHSG diperkirakan menguat dan menguji area 8.199-8.527 pada perdagangan Rabu ini, setelah indeks naik 2,52 persen ke posisi 8.122 saat penutupan perdagangan Selasa kemarin.