Pertamina Rampungkan Proyek Pola Operasi Gas Prabumulih
– PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field telah merampungkan Proyek Perubahan Pola Operasi Penyaluran Gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju elpiji Plant Limau Timur.
Sebagai tindak lanjut atas penyelesaian proyek tersebut, PEP Prabumulih Field merealisasikan penyaluran perdana gas dari ketiga struktur dimaksud ke elpiji Plant Limau Timur.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pasokan bahan baku elpiji domestik, yang berdampak langsung terhadap peningkatan ketahanan dan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengapresiasi langkah PEP. Menurutnya, langkah ini memiliki makna strategis, bukan hanya bagi operasi dan kinerja perusahaan, tetapi juga bagi kepentingan nasional.
"Setiap tambahan produksi dalam negeri adalah langkah nyata untuk memperkecil ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam konteks tersebut proyek ini menjadi sangat relevan melalui perubahan pola operasi penyaluran gas," kata Djoko dalam keterangan pers, Sabtu (24/1/2026).
General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa penyaluran perdana gas ini merupakan bukti nyata peran Pertamina dalam menjaga pasokan energi nasional.
“Penyaluran perdana gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala ke elpiji Plant Limau Timur adalah wujud nyata komitmen Pertamina dalam memastikan energi dalam negeri tersedia dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Langkah ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan elpiji domestik,” ujar Djudjuwanto.
Ia menambahkan, perubahan pola operasi penyaluran gas dilakukan untuk menjaga keandalan produksi dan memastikan sistem penyaluran berjalan stabil dan aman.
Struktur Gunung Kemala menjadi kontributor utama produksi gas, dengan dukungan Struktur Tundan dan Prabumulih Barat yang menjaga keseimbangan sistem penyaluran secara terintegrasi.
Optimalisasi penyaluran gas tersebut memungkinkan Pertamina menjaga kinerja produksi di tengah tantangan pengelolaan lapangan migas yang telah memasuki fase matang, sekaligus menekan ketergantungan terhadap pasokan energi impor.
Dengan demikian, proyek ini tidak hanya memberikan dampak positif dari sisi operasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui terjaminnya ketersediaan energi yang berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja, keandalan operasional, serta perlindungan lingkungan, disertai koordinasi yang intensif bersama SKK Migas dan para pemangku kepentingan terkait.
"Melalui keberhasilan penyaluran perdana gas ini, Pertamina kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi Indonesia," tegas dia.
Tag: #pertamina #rampungkan #proyek #pola #operasi #prabumulih