AllianzGI Indonesia dan DBS Perluas Akses Reksa Dana Global Berbasis Dollar AS
PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) memperluas kerja sama distribusi dengan PT Bank DBS Indonesia. Melalui kolaborasi ini, AllianzGI Indonesia menghadirkan dua produk reksa dana unggulannya kepada nasabah DBS Indonesia, yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.(DOK. ALLIANZ GI)
21:52
20 Januari 2026

AllianzGI Indonesia dan DBS Perluas Akses Reksa Dana Global Berbasis Dollar AS

— Di tengah dinamika pasar global dan domestik yang tidak menentu, investor dihadapkan pada tantangan menjaga keseimbangan antara risiko dan peluang.

Salah satu alternatif yang dinilai relevan adalah solusi investasi global berbasis dollar Amerika Serikat (AS) untuk membantu mengelola volatilitas sekaligus menjaga stabilitas portofolio jangka panjang.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) memperluas kerja sama distribusi dengan PT Bank DBS Indonesia.

Ilustrasi reksa dana, investasi.SHUTTERSTOCK/KINGN Ilustrasi reksa dana, investasi.

Melalui kolaborasi ini, AllianzGI Indonesia menghadirkan dua produk reksa dana unggulannya kepada nasabah DBS Indonesia, yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.

President Director AllianzGI Indonesia, Aliyahdin Saugi, mengatakan kemitraan berkelanjutan dengan DBS Indonesia mencerminkan keselarasan visi dalam menghadirkan solusi investasi bernilai tambah bagi investor.

“Kemitraan yang berkelanjutan dengan DBS Indonesia mencerminkan keselarasan visi kami dalam menghadirkan solusi investasi yang bernilai tambah bagi investor," kata Aliyahdin dalam siaran pers, Selasa (20/1/2026).

Aliyahdin menuturkan, dengan reputasi dan kehadiran DBS Indonesia yang kuat di pasar, pihaknya memperluas kerja sama ini melalui distribusi Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendukung kebutuhan diversifikasi dan tujuan investasi jangka panjang investor Indonesia,” tuturnya.

Di Indonesia, industri reksa dana syariah menunjukkan pertumbuhan yang semakin signifikan. Berdasarkan data Infovesta, sepanjang 2025 dana kelolaan reksa dana syariah tumbuh sekitar 74,6 persen secara tahunan.

Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. Dividen reksa dana dapat dicairkan tunai atau diinvestasikan ulang jadi modal baru.SHUTTERSTOCK/A9 STUDIO Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. Dividen reksa dana dapat dicairkan tunai atau diinvestasikan ulang jadi modal baru.

Meski demikian, dana kelolaan secara keseluruhan tercatat relatif stagnan dengan koreksi ringan sekitar 4 persen secara tahunan atau year on year (YoY), mencerminkan sikap investor yang lebih selektif dan defensif di tengah volatilitas pasar.

Di sisi lain, minat terhadap eksposur saham syariah global tetap terjaga. Hal ini tercermin dari pertumbuhan dana kelolaan reksa dana syariah offshore yang meningkat sekitar 21 persen secara tahunan.

Tren tersebut memperkuat relevansi solusi investasi syariah global dan berbasis dollar AS bagi investor di Indonesia.

Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund menawarkan diversifikasi eksposur terhadap saham global dengan potensi dividen serta premi risiko jangka panjang. Produk ini menerapkan prinsip syariah tanpa intervensi terhadap alokasi gaya investasi.

Sementara itu, Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund berfokus pada instrumen pendapatan tetap melalui investasi pada obligasi berdenominasi dollar AS, terutama yang diterbitkan oleh pemerintah dan korporasi Indonesia, dengan porsi terbatas pada obligasi luar negeri.

Aliyahdin menjelaskan, kedua produk tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan investor akan diversifikasi portofolio yang lebih luas.

“Kedua produk reksa dana ini masing-masing hadir untuk memberikan alternatif diversifikasi portofolio untuk investor yang membutuhkan investasi saham global berbasis syariah dan pendapatan tetap berbasis dollar AS," tuturnya.

"Dengan dukungan mitra distribusi strategis seperti Bank DBS Indonesia, kami optimistis produk ini dapat memenuhi kebutuhan investor akan solusi investasi global yang dikelola secara profesional dan berorientasi pada tujuan jangka panjang,” imbuh dia.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen DBS Indonesia dalam mendampingi nasabah menavigasi bisnis dan investasi di tengah volatilitas pasar global.

Melalui pendekatan terintegrasi dan berbasis wawasan, bank tersebut menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan investasi nasabah.

Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. SHUTTERSTOCK/SOMYUZU Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana.

Sementara itu, Consumer Banking Director DBS Indonesia Melfrida Gultom menekankan pentingnya strategi yang terukur dan adaptif dalam mengelola aset di tengah ketidakpastian.

“Mengelola aset di tengah ketidakpastian pasar global bukan sekadar reaktif terhadap fluktuasi, melainkan tentang menyusun strategi yang terukur dan adaptif. Melalui kemitraan strategis kami dengan Allianz Global Investors, kami menghadirkan perspektif global dan solusi investasi yang lebih terintegrasi, sehingga nasabah dapat menavigasi portofolio mereka dengan presisi dan memaksimalkan potensi jangka panjang tanpa kehilangan arah di tengah kompleksitas ekonomi yang terus berkembang,” ujar Melfrida.

Melalui kerja sama ini, AllianzGI Indonesia dan DBS Indonesia memperluas jangkauan solusi investasi global berbasis dollar AS bagi investor domestik, sekaligus mendukung kebutuhan diversifikasi portofolio di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Tag:  #allianzgi #indonesia #perluas #akses #reksa #dana #global #berbasis #dollar

KOMENTAR